Jumat, 19 Jun 2026 22:13 WIB

Girangnya Warga Trenggalek dapat Air Bersih: Alhamdulillah Iso Adus

Novita Hardini Mochamad, istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat mengikuti pendistribusian air bersih ke Kecamatan Gandusari
Novita Hardini Mochamad, istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat mengikuti pendistribusian air bersih ke Kecamatan Gandusari

jatimnow.com - Kekeringan di Kabupaten Trenggalek meluas hingga tercatat 60 desa yang terdampak, di tahun 2019 ini. Angka tersebut meningkat dibanding bencana kekeringan pada tahun sebelumnya.

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini Mochamad turun lansung mengikuti pendistribusian air bersih kepada warga di desa terdampak, Jumat (1/11/2019). Kali ini, istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin itu mengikuti pendistribusian air bersih di titik kekeringan di Kecamatan Gandusari.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Puluhan ribu liter air bersih, ludes dalam waktu singkat. Sebab, kebutuhan air bersih warga terdampak kekeringan, bergantung pada pendistribusian air dari pemerintah, lantaran sumur warga sudah mengering.

Novita menyebut, ada sekitar 60 desa yang terdampak kekeringan di Trenggalek yang tersebar di seluruh kecamatan. Angka itu meningkat pesat dari 54 desa di tahun 2018.

"Kondisi ini menunjukkan bahwa Kabupaten Trenggalek masih darurat kekeringan. Saat ini sumur-sumur warga mengering dan kritis, nyaris tidak ada air sama sekali," terang wanita perparas cantik ini.

Novita juga mengimbau agar warga Trenggalek melakukan penghematan air atau menggunakannya secara bijak.

Novita Hardini Mochamad, istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin usai mengikuti pendistribusian air bersih ke warga terdampak kekeringanNovita Hardini Mochamad, istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin usai mengikuti pendistribusian air bersih ke warga terdampak kekeringan

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Kami juga mengedukasi warga untuk menggali sumur yang sekiranya aman dan tidak membahayakan bila musim kemarau di tahun depan. Memang kalau kita berbicara teknis pengeboran, ada beberapa tanah yang tidak bisa sembarangan kita bor. Ini nantinya malah bisa membahayakan warga sekitar," tambahnya.

Selain itu, Novita berharap warga bisa mendepositkan sebagian kebutuhan air untuk periode ke depan. Sebaiknya, air itu kita simpan seperti menampung air hujan dan menyaringnya sehingga bisa difungsikan menjadi air siap pakai.

"Cara menghemat lainnya dengan cara menggunakan air sesuai dengan kebutuhan standart kebutuhan air 15 liter per jiwa," tutur ibu tiga anak ini.

Baca Juga: Puluhan Tandon Air Disiapkan BPBD Tulungagung Untuk Antisipasi Kekeringan

Ditribusi air bersih dari BPBD, PDAM dan beberapa sektor lainnya oleh Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek tersebut mendapatkan tanggapan positif dari warga. Mereka bersyukur akhirnya bisa mandi setelah beberapa hari tidak mandi karena ingin berhemat air.

"Alhamdulillah iso adus (bisa mandi)," ungkap Siti, warga RT. 13 RW. 5 Desa Wonanti, Kecamatan Gandusari.

Siti berharap, distribusi air bersih oleh Pemkab Trenggalek bisa terus dilakukan sampai kekeringan reda. Karena untuk membeli air bersih, warga tidak mampu. Satu mobil tanki bisa mencapai Rp 600 hingga 700 ribu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.