Rabu, 17 Jun 2026 08:11 WIB

Nonton Film Horor, Ini Reaksi yang Terjadi pada Tubuh

Ilustrasi penampakan makhluk gaib/Arif Ardianto-jatimnow.com
Ilustrasi penampakan makhluk gaib/Arif Ardianto-jatimnow.com

jatimnow.com - Banyak orang di seluruh dunia yang menyukai film horor. Meski menegangkan, tapi ada rasa penasaran untuk terus menonton berbagai jenis dari tayangan ini kapanpun.

Sejumlah film populer seperti Chucky, Freddy, Jason, hingga yang dalam beberapa tahun ditunggu kelanjutannya, yaitu The Conjuring, bisa menjadi hiburan tersendiri. Dilansir The Healthy, ternyata bukan hanya karena penasaran, ada alasan ilmiah yang membuat orang-orang menyukai film dengan genre yang bisa membuat jantung berbedar ini.

Baca Juga: Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

Dua bagian otak saling berbicara
Saat menonton film horor, ada dua bagian otak manusia yang saling bereaksi dan terlihat seperti berbicara. Kedua sistem itu adalah korteks prefrontal, yang bertanggung jawab atas fungsi kognitif tingkat tinggi dan sistem limbik, di mana terdapat amigdala, bagian yang menyala dalam MRI saat Anda menemukan sesuatu yang menakutkan.

Kedua sistem ini berbicara satu sama lain untuk menujukkan seberapa perlu Anda merasa takut dan membantu membedakan antara ketakutan fana dan yang dipersepsikan.

"Ada dua bagian otak yang terlibat dalam reaksi kita terhadap hal-hal seperti ketakutan," jelas Matthew Price, seorang insinyur riset di Department of Psychiatry and Behavioral Sciences di UT Health McGovern Medical School, Houston, Amerika Serikat (AS).

Pikiran menjadi kosong
Menonton film horor sebenarnya dapat menenangkan pikiran, seperti halnya tujuan Anda saat melakukan meditasi. Selama menonton film yang menyeramkan membuat orang dapat mematikan banyak pemikiran di otak mereka, bahkan hingga satu jam setelahnya.

Saat menonton film horor, pikiran yang ada saat itu bisa hilang seketika dan Anda akan fokus terhadap apa yang ada di depan mata. Bahkan, kekhawatiran terhadap sesuatu bisa hilang, persis dengan meditasi.

Adanya kortisol
Dalam dosis kecil, ketakutan mengakses banyak proses emosional di otak dan memberi aliran adrenalin. Hal ini tidak selalu buruk, karenanya, orang-orang sering memilih menonton film horor untuk mengisi aktivitas kencan mereka bersama pasangan.

Baca Juga: Tren Kecantikan 2026, Rever Academy Surabaya Rilis Gaya Ikonik

Mengakses emosi terlarang
Menurut Arisoteles, rasa takut dan kasihan adalah bentuk emosi yang sangat diatur dalam masyarakat, atau bahkan cenderung dilarang karena tak semua orang diizinkan untuk mengekspresikannya. Price mengatakan dengan menonton film yang menakutkan, maka ada kesempatan untuk mengekspresikan emosi-emosi itu, namun harus ada cara konstruktif untuk melakukannya.

Hal itu karena nantinya ini membuat Anda keluar dari pikiran sementara waktu dan mungkin bisa menjadi sesuatu yang berdampak positif.

Dapat salurkan energi
Sebagian rasa takut melibatkan unsur mengejutkan. Namun, tanpa disadari rencana untuk menghadapi rasa takut itu membantu memanfaatkan ledakan energi.

Seperti pada umumnya, saat memutuskan untuk menonton film horor, Anda sudah mempersiapkan diri untuk akan merasa takut. Sebagian besar orang pada akhirnya menyukainya, meski perasaan semacam itu datang.

Baca Juga: Indomobil eMotor QT Meluncur di Surabaya, Motor Listrik Stylish Rp16 Jutaan

Redakan kecemasan
Banyak orang berpikir pasien yang menderita beberapa masalah kesehatan mental seperti PTSD, gangguan kecemasan, hingga fobia sosial tidak disarankan untuk sering menonton film horor. Sebalilnya, penelitian menemukan bahwa anggapan itu salah.

"Kami menemukan bahwa film horor dapat membantu orang-orang mengambil kembali perasaan takut, sambil mengetahui bahwa mereka berada di lingkungan yang aman," kata Greg J. Siegle, rofesor psikiatri di University of Pittsburgh Medical School.

 

Artikel ini telah tayang di REPUBLIKA.co.id dengan judul Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Tonton Film Horor

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.