Kamis, 18 Jun 2026 16:10 WIB

Terpeleset Ambil Wudhu, Seorang Nenek di Ponorogo Tewas Tercebur Sumur

Proses evakuasi korban yang tercebur ke dalam sumur
Proses evakuasi korban yang tercebur ke dalam sumur

jatimnow.com - Sijam (79), warga Desa Tegalombo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo tewas tercebur ke dalam sumur sedalam 15 meter saat mengambil air wudhu, Kamis (31/10/2019).

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono mengatakan saat itu Nenek Sijam mengambil air wudhu untuk melaksanakan Salat Dhuhur tanpa didampingi anak maupun cucu korban.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Dipastikan terpeleset. Korban sudah biasa sendiri dan anak serta cucunya juga membiarkan neneknya mengambil air wudhu," katanya.

Keluarga baru mengetahui Nenek Sijam tercebur ke dalam sumur saat anaknya yang bernama Katilah akan mengambil wudhu. Ia melihat sandal ibunya berada di samping sumur.

"Setelah dicek, terlihat ibunya atau korban berada di sumur dengan posisi mengapung," ujar mantan Kasubag Humas Pemkab Ponorogo ini.

Kemudian Katilah melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa yang meneruskan ke Polsek Sumoroto dan BPBD Ponorogo.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Petugas yang datang sempat kesulitan saat melakukan evakuasi karena sumur yang berada di samping rumah berukuran kecil dengan diameter 0.5 meter dengan kedalaman 15 meter.

"Kondisinya sempit dan gelap. Jadi memang petugas harus lebih berhati-hati," tegasnya.

Sebelum mengevakuasi korban, petugas melakukan uji terlebih dahulu untuk membuktikan jika tidak mengandung gas beracun dengan jalan memasukkan ayam hidup ke dalam sumur.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

"Kami masukkan ayam hidup ke dalam sumur dan ditunggu 10 menit. Ayamnya saat diangkat lagi ke permukaan tidak apa-apa, berarti tidak beracun. Kami lakukan evakuasi tanpa meminta bantuan basarnas," terangnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.