Jumat, 19 Jun 2026 11:34 WIB

Novita akan Berangkatkan 10 Guru PAUD Trenggalek ke Luar Negeri

Novita di acara HUT organisasi pendidik TK di Trenggalek
Novita di acara HUT organisasi pendidik TK di Trenggalek

jatimnow.com - Bunda PAUD Trenggalek, Novita Hardini akan memberangkatkan 10 pendidik PAUD terbaik untuk studi banding ke luar negeri.

Pernyataan ini disampaikan istri Bupati Trenggalek, saat menghadiri HUT ke-69 Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) dan HUT ke-62 Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-Kanak Indonesia (GOPTKI) di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Rabu (23/10/2019).

Baca Juga: Unisda Lamongan Inisiasi Kolaborasi Perkuat Mutu Belajar Anak Usia Dini

"Saya sudah menyampaikan hal ini mulai beberapa bulan yang lalu, bahwa ini merupakan stimulasi atau motivasi dari saya pribadi untuk meningkatkan semangat mereka," ucapnya.

Wanita berparas cantik ini menjelaskan bahwasannya biaya memberangkatkan Guru PAUD tersebut murni dari kantong pribadinya.

"Menurut saya tidak ada yang lebih mudah dilakukan selain mengorbankan untuk tidak beli make up dan tidak membeli peralatan lain yang saya butuhkan untuk bisa memberi sesuatu yang lebih bernilai bagi mereka," ujarnya.

Lebih lanjut Novita menambahkan, untuk menjadi seorang guru PAUD itu berat karena mendidik anak sejak usia dini. Selain itu, guru PAUD saat di rumah, mereka juga harus mendidik anaknya sendiri.

Nantinya, kesepuluh pendidik yang diberangkatkan merupakan para pengajar yang lolos seleksi.

Baca Juga: Calon Guru Berprestasi, Mahasiswi Unusa Juara Jujitsu Nasional

"Kami akan melakukan uji kompetensi hingga dua tahun kedepan," terangnya.

Menurutnya, di Kabupaten Trenggalek sendiri belum sepenuhnya 100 persen pendidik PAUD itu sarjana.

"Saya katakan dalam masa mengejar S1 ini, mereka akan dilakukan uji kompetensi. Data-datanya nanti dari Dinas Pendidikan bersama dengan Bunda PAUD Desa," ujarnya.

Bunda PAUD Desa nanti diberi tugas untuk memilih guru PAUD yang terbaik untuk mengikuti uji kompetensi skala kecamatan hingga kabupaten.

Baca Juga: Pemkot Kediri Dorong Guru PAUD Manfaatkan AI untuk Media Pembelajaran

"Yang terbaik ini nantinya yang akan mendapatkan motivasi dari saya untuk studi banding ke luar negeri," tandasnya.

Selain memberangkatkan pendidik terbaik ke luar negeri, peningkatan kesejahteraan guru PAUD juga menjadi konsen ibu tiga anak ini.

Tahun 2020, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,862 Miliar dalam APBD untuk memberikan insentif kepada 795 Guru Tidak Tetap (GTT) yang belum tersertifikasi.

Sedangkan untuk lembaganya diberikan BOP PAUD yang tergantung jumlah siswa dengan batas minimal 12 siswa per lembaga dengan anggaran masing-masing siswa sebesar Rp 600 ribu per tahun. Dana ini tidak diberikan kepada siswa melainkan diberikan kepada lembaga.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.