Jumat, 12 Jun 2026 09:59 WIB

Balon Gas Meledak, 8 Warga Kediri Alami Luka Bakar

Warga mendapat perawatan di rumah sakit akibat balon gas meledak
Warga mendapat perawatan di rumah sakit akibat balon gas meledak

jatimnow.com - Delapan warga Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bakar akibat letusan sebuah balon pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang diduga berisi gas.

Peristiwa ini terjadi di petak 60 D Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Manggis, Kecamatan Puncu, Kediri, pada Selasa (22/10).

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Ambuka Yudha Hardi Putra mengatakan peristiwa ini berawal saat warga menggelar kerja bakti, untuk membangun musala.

Saat itu mereka melihat ada seikat balon pesta diduga berisikan gas tersangkut diatas pohon sengon. Balon warna hijau dan putih itu bertuliskan ucapan 'Selamat Hari Santri' dari Yayasan Pendidikan Al Maarif di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.

"Seorang warga kemudian beinisiatif untuk memanjat pohon dan menurunkan balon tersebut," ujarnya, Rabu (23/10/2019).

Balon yang turun tersebut menjadi rebutan warga. Mereka semakin berebut tatkala ada yang menghebuskan isu bahwa di dalam balon tersebut terdapat uang.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Dari hasil penydikan polisi, diduga ada seorang warga yang berusaha membuka balon dengan menggunakan rokok. AKhirnya balon tersebut meledak dan melukai delapan orang.

"Dimungkinkan karena di dalam balon masih ada gas yang mudah meletus bila terkena api. Sehingga saat tersulut api rokok menyebabkan timbulnya percikan api yang menyebabkan warga terkena letusan gas dari dalam balon yang meletus," jelasnya.

Dari delapan orang korban, lima diantaranya mengalami luka bakar rata-rata 15 persen pada tubuhnya dan mendapat perawatan intensif di RSUD Pelem Pare dan RS HVA Toeloengredjo Pare.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Sedangkan tiga orang korban lain masih dicari identitasnya oleh polisi. Mereka diduga telah dibawa oleh keluarga untuk diobati sendiri.

"Saat ini korban sedang dirawat intensif oleh pihak medis, karena lukanya cukup serius. Semoga segera membaik," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.