Sabtu, 20 Jun 2026 17:48 WIB

15 Ribu Lebih Nasi Gegok Trenggalek Catat Rekor MURI

Nasi gegok Trenggalek catat Rekor MURI
Nasi gegok Trenggalek catat Rekor MURI

jatimnow.com - Peringatan Harlah Muslimat NU ke-74 di Kabupaten Trenggalek, diwarnai dengan pencatatan rekor MURI, Minggu (20/10/2019). Mereka mencatatkan rekor sebagai penyaji nasi gegok terbanyak.

Nasi gegok merupakan salah satu kuliner tradisional khas Kabupaten Trenggalek. Kuliner ini terdiri dari nasi setengah matang yang ditambahkan dengan ikan laut dan diberi sambal kemudian dibungkus kembali dengan daun pisang dan dikukus hingga matang. Sebanyak lebih dari 15.000 nasi gegok berhasil dikumpulkan pada acara ini.

Baca Juga: Pertama di Indonesia, Wismilak Kretek Slim Klik Pecahkan Rekor MURI

Senior Manager Museum Rekor Indonesia (MURI) Ariani Siregar menjelaskan, awalnya panitia mendaftarkan 15.000 bungkus nasi gegok. Namun setelah dihitung, ternyata jumlahnya melebihi target, yaitu mencapai 15.173 bungkus. Rekor ini kemudian diabadikan oleh MURI sebagai rekor dunia, pada urutan yang ke 9.241.

Untuk pemrakarsa atau penyelenggara pemecahan rekor ini, adalah Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin yang bekerjasama dengan PC Muslimat Nahdlatul Ulama (NU).

Bupati Nur Arifin menunjukkan nasi gegok yang catatkan rekor MURIBupati Nur Arifin menunjukkan nasi gegok yang catatkan rekor MURI

"Kami dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), pada tanggal 20 Oktober 2019 ini menyaksikan pemecahan rekor yang sangat luar biasa, yaitu sajian nasi gegok terbanyak," terang Ariani.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Sementara itu, Wakil Sekertaris Muslimat NU Trenggalek, Siti Masruroh bersyukur pemecahan rekor MURI ini bisa sukses digelar. Pengumpulan nasi gegok ini dibantu oleh pengurus Muslimat NU di 14 Kecamatan. Setiap Kecamatan mengumpulkan 1000 bungkus nasi gegok, lalu ditambah 1000 bungkus lagi dari pengurus Muslimat NU cabang.

Dibutuhkan kurang lebih beras sebanyak 1 ton untuk membuat gegok sebanyak itu. Hal itu berdasarkan estimasi dari 1 kg beras menghasilkan 15 bungkus nasi gegok.

"Pemilihan gegok ini lebih dikarenakan selain ini merupakan makanan khas yang rasanya gurih pedas, Muslimat NU ingin mengenalkan gegok ini semakin luas hingga ke mancanegara karena murah meriah dan mengenyangkan," tuturnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyambut baik upaya pemecahan rekor MURI ini. Menurutnya, hal itu merupakan sebuah usaha untuk mengenalkan potensi daerah kepada kalayak ramai. Melalui pemecahan rekor ini, diharapkan nasi gegok banyak dikenal masyarakat luas dan menjadi ikon tersendiri bagi Trenggalek.

"Jadi kalau berkunjung ke Trenggalek, kulinernya adalah nasi gegok," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.