Bamag Magetan Tolak Unjuk Rasa Jelang Pelantikan Presiden 2019
- Penulis : Mita Kusuma
- | Jumat, 18 Okt 2019 10:32 WIB
jatimnow.com - Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Kabupaten Magetan ikut menyuarakan menolak unjuk rasa yang anarkis jelang Pelantikan Presiden pada 20 Oktober 2019.
"Kami menolak segala unjuk rasa yang dilakukan oleh siapapun pada Pelantikan Presiden tanggal 20 Oktober nanti," kata ketua Bamag Magetan, Yusak Umar Santos, Jumat (18/10/2019).
Baca Juga: Komitmen Agus Black Hoe: Infrastruktur Berkualitas Dongkrak Ekonomi Magetan
Menurutnya, umat Kristiani menolak segala unjuk rasa karena dianggap tidak mempunyai sisi positif.
Baca Juga: Mbok Yem, Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia Tutup Usia
"Apalagi kalau berujung ricuh. Yang ada semua tatanan rusak. Dan kita warga Indonesia bercerai berai. Sangat tidak kita harapkan bukan," tegasnya.
Ia mendukung keamanan yang dilakukan Polri selama Pelantikan Presiden Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin pada 20 Oktober nanti. Selain itu, pihaknya mendoakan agar selama kegiatan pelantikan nanti berjalan aman, damai dan kondusif serta membawa berkah bagi seluruh masyarakat di Indonesia.
Baca Juga: Belanja di Pasar Murah Lembeyan Magetan, Warga Bisa Dapat Diskon Khusus
"Semoga tetap aman, damai dan kondusif. Presiden dan Wakil Presiden yang baru bisa menjalankan kepercayaan dari masyakarat," pungkasnya.
Editor : Sandhi NurhartantoURL : https://jatimnow.id/baca-20504-bamag-magetan-tolak-unjuk-rasa-jelang-pelantikan-presiden-2019