Senin, 15 Jun 2026 05:13 WIB

Pembukaan Pendakian Gunung Semeru Belum Dapat Dipastikan

Kebakaran di kawasan Semeru masih tersisa satu titik. Foto: Dok BB TNBTS
Kebakaran di kawasan Semeru masih tersisa satu titik. Foto: Dok BB TNBTS

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Balai Besar Taman Nasional Bromo, Tengger dan Semeru (BB TNBTS) belum bisa mengungkapkan jadwal pasti pembukaan jalur pendakian Gunung Semeru. Pengelola masih harus melihat situasi dan kondisi di lokasi yang belum memasuki musim penghujan.

"Jadi untuk antisipasi, masih kita tutup," jelas Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan, BB TNBTS, Sarif Hidayat kepada Republika.co.id, Kamis (17/10).

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Seperti diketahui, Gunung Semeru pertama kali dilaporkan terbakar sejak Selasa (17/9). Kebakaran ini terjadi di Sumber Mani-Arcopodo-Kelik. Karena kejadian ini, pengelola terpaksa harus menutup jalur pendakian sampai waktu yang belum ditentukan.

Kebakaran di Gunung Semeru masih terjadi hingga Kamis sore (17/10). Sekitar 10 petugas dari berbagai kelompok telah diturunkan untuk memadamkan api. Berdasarkan laporan yang diterima, Blok Ledok Tirem wilayah kerja Resort PTN Ranu Pani masih mengeluarkan bara api.

Menurut Sarif, lokasi kebakaran merupakan tebing curam dan berbukit. Ditambah lagi, belum adanya hujan yang turun sampai dengan saat ini. Lalu faktor angin yang sangat kencang dan cuaca panas sehingga api masih membakar Blok Ledok Tirem seluas satu hektare (ha).

Baca Juga: Terperosok Jurang 375 Meter, Pendaki Semeru Dievakuasi dengan Slope Rescue

Sementara titik api yang berhasil dipadamkan, antara lain Gunung Kepolo, Arcopodo, Kelik, Watupecah, Waturejeng dan Ayek-ayek. Lalu Pusung Gendero, Ranu Kumbolo, Pangonan Cilik, Oro-oro Ombo, Watu Tulis dan Po'o. Api di wilayah Kemlamdingan Dowo, Pos 1, Sentong, Pasang Kupluk, Gunung Lanang, Bantengan, Pasangan dan Curah Potong juga sudah padam.

"Seluruhnya area terdampak seluas 107 ha," tambah Sarif.

 

Baca Juga: Dua Pendaki Ilegal Semeru Berhasil Dievakuasi, Satu Masih Terjebak di Jurang

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id.

 
Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.