Sabtu, 13 Jun 2026 00:58 WIB

Istri dari Pria yang Diculik di Surabaya dan Dibunuh Hamil 6 Bulan

Bangkit, korban penculikan dan pembunuhan bersama Mei, istrinya yang sedang hamil
Bangkit, korban penculikan dan pembunuhan bersama Mei, istrinya yang sedang hamil

jatimnow.com - Motif penculikan dan pembunuhan terhadap Bangkit Maknutu Dunirat (32), masih belum terkuak. Sebab, Polrestabes Surabaya masih mengejar orang-orang yang diduga terlibat perbuatan keji tersebut.

Bangkit merupakan pria asal Sumenep, Madura yang tinggal di Jalan Asrikaton, Malang, setelah menikah dengan Mei Nuriawati (28). Setelah diculik di depan Kantor UMC, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Senin (14/10/2019), Bangkit ditemukan tewas penuh luka di dalam Sungai Watu Ondo, bawah Jembatan Cangar I, Dusun Jurang Kuali, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, sekitar pukul 10.30 Wib, Rabu (16/10/2019).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Informasi yang didapat jatimnow.com, Mei menangis histeris dan pingsan saat mendapat kabar dari polisi bahwa orang yang tewas di Kota Batu itu diduga suaminya. Setelah diantar ke Kota Batu, Mei memastikan bahwa korban adalah Bangkit, suaminya, yang ia laporkan diculik pada Selasa (15/10/2019) malam ke Polrestabes Surabaya.

Baca juga:  

"Benar, mayat pria yang ditemukan di Kota Batu itu adalah korban penculikan di Surabaya yang dilaporkan ke kami oleh istrinya," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Kamis (17/10/2019).

Wajar bila Mei menangis histeris dan pingsan saat melihat suaminya itu pergi untuk selamanya. Sebab, ia mengandung anak pertama, hasil pernikahannya dengan Bangkit. Usia kandungan Mei saat ini, 6 bulan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Istri korban hamil 6 bulan, anak pertama. Korban dan istrinya menikah pada bulan April 2019," terang Sudamiran.

Menurut Sudamiran, belum banyak keterangan yang didapat dari Mei, sebab kondisi Mei masih syok dan drop, setelah mengetahui suaminya yang diculik itu dibunuh dan mayatnya dibuang. Motif penculikan dan pembunuhan itu, juga masih belum terkuak, lantaran Tim Unit Jatanras masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Saat mayatnya ditemukan, Bangkit masih menggunakan baju lengan pendek kotak-kotak berwarna coklat strip biru dan kaos t-shirt warna hitam dengan tulisan 'AHHA' putih bagian depan. Dia mengenakan celana kain warna hitam. Pakaian itu diingat betul oleh Mei.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Pada tubuh Bangkit terdapat luka pada bagian dahi kiri diduga luka tusuk senjata tajam. Selain itu, kedua matanya hancur dan wajah penuh memar. Dua tangannya terikat tali warna biru ke depan.

"Tim kami masih bekerja di lapangan untuk mengejar pelaku," tandas Sudamiran.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.