Kamis, 18 Jun 2026 23:17 WIB

519 Pengungsi Wamena asal Jatim Tiba di Tanjung Perak Surabaya

Pengecekan kesehatan pengungsi dari Wamena oleh Tim ACT
Pengecekan kesehatan pengungsi dari Wamena oleh Tim ACT

jatimnow.com - Gelombang pengungsi dari Wamena, Jayawijaya Papua yang difasilitasi pemerintah mulai berdatangan, Kamis (17/10/2019) siang.

Tercatat ada 519 orang pengungsi dewasa dan anak-anak tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan menaiki kapal Dobonsolo.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Tim Aksi Cepat Tanggap dengan difasilitasi oleh Pelindo dan bekerja sama dengan berbagai pihak membuka layanan kesehatan dan makan gratis untuk memfasilitasi pengungsi dari Wamena asal Jatim yang baru saja tiba. Selain itu juga diberikan layanan psikososial untuk menghibur anak-anak para penyintas Wamena.

Diketahui para penyintas telah berangkat sejak 10 Oktober 2019 dari Jayapura. Sebelumnya Kapal Dobonsolo terlebih dahulu transit di pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar untuk menurunkan penyintas asal Sulawesi Selatan.

ACT Jatim bersama Pemprov Jatim dan Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak menyambut kedatangan para penyintas dengan sangat antusias.

Penyintas asal Jatim ini akan diarahkan menuju Wisma Transito Disnakertrans Jawa Timur untuk didata dan setelahnya diantar kembali ke kampung halamannya. Sebagian besar penyintas berasal dari Pasuruan, Probolinggo, Jember dan Banyuwangi.

Baca Juga: Pelindo dan ALFI Jatim Satukan Langkah Benahi Layanan Pelabuhan

Pemprov Jatim diwakili oleh Kepala Bakesbangpol, Jonathan Judianto menyatakan bahwa Pemprov Jatim selain menyambut juga menfasilitasi warga Jatim yang menjadi korban konflik kemanusiaan di Wamena.

"Pemprov memfasilitasi warga Jatim yang menjadi pengungsi akibat tragedi kemanusiaan di Wamena. Kita sediakan fasilitas bus untuk mengangkut warga sampai ke tempat tujuan masing-masing," katanya.

Wahyu Sulistianto Putro, Kepala Cabang ACT Jatim ditemui di lokasi yang sama menyampaikan pihaknya menyediakan makanan, minuman dan pemeriksaan kesehatan gratis untuk para penyintas.

Baca Juga: ITS Gelar Bedah Film Pesta Babi di Tengah Polemik Nasional

"ACT menyediakan layanan makan minum dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para penyintas yang hari ini tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya," katanya.

Amiroh salah satu pengungsi asal Trenggalek menyatakan syukurnya bisa sampai ke Jatim kembali.

"Kami bersyukur bisa kembali ke Jawa Timur dengan selamat. Kami berharap jika bisa kembali ke Wamena kalau kondisi disana sudah kondusif seperti sedia kala," kata Amiroh.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.