Jumat, 19 Jun 2026 18:10 WIB

Kantor Baru Bupati Trenggalek Disulap Jadi Ruang Kendali Smart Center

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin melihat pengerjaan pusat kendali Smart Center yang menggunakan ruang kerja barunya
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin melihat pengerjaan pusat kendali Smart Center yang menggunakan ruang kerja barunya

jatimnow.com - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengorbankan kantor barunya untuk difungsikan sebagai pusat data dan ruang kendali Smart Center. Kantor baru itu berada di Komplek Pendopo Manggala Praja Nugraha.

Bupati Nur Arifin menyebut, Smart Center membutuhkan ruang pusat data dan kendali. Kebutuhan pusat data dan ruang kendali untuk Smart Center mutlak diperlukan dibandingkan ruang kerja baru. Sebab, Smart Center berkaitan dengan kebutuhan masyarakat luas.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Nantinya, segala data yang dibutuhkan masyarakat seperti kependudukan, antropologi, pendidikan, kesehatan, pariwisata hingga kemiskinan, akan dipusatkan di Smart Center tersebut.

"Kalau menurut saya, saya tidak perlu kantor yang nyaman dan saya bisa nyaman bila pelayanan publik itu angkanya baik," ujar Bupati Nur Arifin, Senin (14/10/2019)

Smart Center ini diharapkan bisa memberikan rekomendasi untuk keputusan bupati. Semua data tersedia untuk memutuskan sebuah kebijakan baru. Data tersebut akan terus diupdate oleh petugas setiap harinya. Beberapa aplikasi yang bisa diakses oleh masyarakat juga tengah dipersiapkan untuk mendukung Smart Center ini.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Ini harus segera dilaunching, tidak boleh lebih dari tahun ini karena anggarannya sekarang," paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Trenggalek Edif Hayunan Siswanto menambahkan, nantinya semua organisasi perangkat daerah (OPD), akan mempunyai data yang bisa diakses semua masyarakat.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Saat ini jumlah data yang sudah masuk mencapai 60 persen. Sedangkan data yang belum masuk, rata-rata bersifat offline sehingga memerlukan waktu untuk proses peralihan.

"Yang jelas kita punya Dashboard Smart Center. Semua OPD yang mempunyai data yang bisa diakses oleh masyarakat, nantinya kita berikan fitur di dashboard ini," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.