Sabtu, 20 Jun 2026 06:25 WIB

Mayat Bayi dalam Kardus di Magetan, Pelaku Diselidiki hingga Madiun

Petugas mengevakuasi mayat bayi dalam kardus yang ditemukan di Magetan
Petugas mengevakuasi mayat bayi dalam kardus yang ditemukan di Magetan

jatimnow.com - Penemuan mayat bayi dalam kardus di depan SMPN 1 Takeran, Jalan Raya Takeran, Desa Jomblang, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, terus diselidiki. Polres Magetan mendatangkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) untuk menguak penyebab kematian bayi itu.

"Kami meminta tolong Tim Labfor (Polri) Cabang Kediri untuk melakukan autopsi di Magetan," jelas Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Rifai, Senin (14/10/2019).

Baca Juga: Bayi yang Ditemukan Warga Tulungagung Akan Dikirim ke Sidoarjo

Mayat bayi dengan tali pusar masih menempel itu saat ini berada di Kamar Mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sayidiman Magetan. Bayi laki-laki itu dibungkus selimut dan dimasukkan ke dalam kardus bekas mie instan.

Baca juga:  Mayat Bayi dalam Kardus Gegerkan Warga Takeran, Magetan

"Dugaan sementara, bayi itu baru saja dilahirkan karena tali pusarnya masih menempel," papar Alumnus AKPOL 1999 ini.

Baca Juga: Warga Tulungagung Temukan Bayi Dalam Kardus, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Namun, Rifai belum bisa memastikan penyebab meninggalnya bayi tersebut. Untuk itu, Polres Magetan mendatangkam Tim Labfor untuk melakukan autopsi dan identifikasi lanjutan.

"Lokasi pembuangan bayi itu ada di perbatasan Magetan dan Madiun. Untuk itu kami juga bekerjasama dengan Polres Madiun untuk menyelidiki orang yang telah membuang bayi tersebut," terangnya.

Baca Juga: Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Simokerto Surabaya, Polisi: Kaitan Asmara

Selain itu, Tim Satreskrim Polres Magetan juga telah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk mendatangi sejumlah bidan bersalin dan rumah sakit di Magetan maupun Madiun.

Mayat bayi itu ditemukan warga yang sedang melintas sekitar pukul 06.00 Wib. Setelah mendapat laporan, polisi mendatangi TKP dan mendapati tali pusar bayi itu masih belum terpotong dan dibungkus dengan kain warna kuning bergambar buah cerry.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.