Sabtu, 20 Jun 2026 15:45 WIB

Tokoh Lintas Agama di Magetan Kecam Aksi Penusukan terhadap Wiranto

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), KH Manshur
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), KH Manshur

jatimnow.com - Tokoh-tokoh lintas agama di Kabupaten Magetan mengecam peristiwa penusukan terhadap Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), KH Manshur mengecam peristiwa tersebut yang terjadi pada, Kamis (10/10/2019) lalu.

Baca Juga: Komitmen Agus Black Hoe: Infrastruktur Berkualitas Dongkrak Ekonomi Magetan

"Kami mengutuk keras yang melakukan penusukan," katanya, Sabtu (12/10/2019).

Menurutnya, tindakan penusukan adalah melanggar hukum dan kekerasan dapat menciptakan ketakutan.

"Perbuatannya tercela terhadap agama apapun dan saya mendukung Polri mengusut tuntas siapa yang berbuat motifnya apa dan jaringan hingga ke akar-akarnya," ujarnya.

Senada, politikus PKB Kabupaten Magetan, Nur Wahid juga mengecam keras tindakan penyerangan terhadap Wiranto.

Baca Juga: Mbok Yem, Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia Tutup Usia

"Apapun alasannya tindakan penyerangan itu tidak dibenarkan dalam sudut agama. Mari dukung Polri untuk mengusut tuntas kasus itu," katanya.

Ketua Muslimat Kabupaten Magetan, Isnaini Nur Amanah mengatakan bahwa pelaku yang menusuk Wiranto harus dihukum.

"Harus dihukum. Tidak ada masyakarat yang tumpul terhadap kasus hukum. Saya juga mengecam perbuatannya," tegas Isnaini.

Pengasuh Pondok Pesantren Nur Panji, KH Suryadi Maulana Hussein selain mengecam juga meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada. Masyarakat diharap meningkatkan ketaatan terhadap Allah, Rasulullah dan pemerintah yang sah.

Baca Juga: Belanja di Pasar Murah Lembeyan Magetan, Warga Bisa Dapat Diskon Khusus

Begitu juga dengan Badan Musyawarah Antar Gereja Kabupaten Magetan. Pendeta Yuzak mengecam keras tindakan terorisme dan pelaku penusukan Wiranto di Pandeglang Banten.

"Kami menyerahkan penyelidikan sepenuhnya pada Polri dalam melaksanakan tugas pengamanan bangsa Indonesia," katanya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.