Jumat, 19 Jun 2026 07:48 WIB

Cerita di Balik Pemulangan 38 Warga Trenggalek Korban Konflik Wamena

Istri Bupati Trenggalek Novita Hardini dan Sekda Kabupaten Trenggalek, Ir. Joko Irianto bersama warganya sebelum bertolak ke kampung halaman
Istri Bupati Trenggalek Novita Hardini dan Sekda Kabupaten Trenggalek, Ir. Joko Irianto bersama warganya sebelum bertolak ke kampung halaman

jatimnow.com - Setelah tertahan selama beberapa hari di Jayapura, sebanyak 38 orang pengungsi korban kerusuhan Wamena asal Kabupaten Trenggalek akhirnya mendapat kejelasan terkait kepulangan mereka ke kampung halaman.

Kepastian tersebut didapat setelah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Trenggalek, Ir. Joko Irianto bersama istri Bupati Trenggalek Novita Hardini, terus mengupayakan berbagai cara untuk dapat memfasilitasi kepulangan warganya.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Setelah mendapat kepastian terkait kepulangan para warga, Sekda Joko Irianto bersama Novita Hardini melepas keberangkatan mereka di Pelabuhan Jayapura, Jumat (11/10/2019). Rencananya, setelah tiba di Surabaya para warga tersebut akan dijemput oleh perwakilan dari Dinas Sosial P3A Kabupaten Trenggalek.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini mengaku lega bahwa akhirnya para pengungsi tersebut bisa kembali ke kampung halaman di Trenggalek. Disampaikan Novita, dari sekian banyak pengungsi yang ada di Pelabuhan Jayapura, warga asal Trenggalek terlihat paling siap dan terkoordinir dengan baik segala perencanaan maupun untuk perbekalan dalam kapal.

"Alhamdulillah rencana berjalan lancar dan terkondisikan semua," ungkap Novita.

Sementara Harmiyasih (48), warga asal Desa Ngepeh, Kecamatan Tugu, mengaku bangga dengan pelayanan yang diberikan Pemkab Trenggalek terhadap nasib yang menimpa warga asal Trenggalek yang merantau di Wamena maupun dalam pengungsian di Jayapura.

"Saya bersyukur sekali karena Pemkab sudah membantu kami bersama Pak Sekda sampai bisa pulang sampai kampung halaman," tuturnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Terkait rencana ke depan, dirinya belum mengatahui apakah akan kembali ke Wamena atau tetap di Trenggalek.

"Tidak tahu, karena masalah itu belum kepikiran ke situ karena masih trauma," sambung Harmiyasih.

Selain itu, dirinya juga berterima kasih kepada Ketua Tim Penggerak PKK Trenggalek yang telah memberikannya obat dan vitamin kepada seluruh pengungsi yang diberangkatkan kapal hari ini.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Sehingga kami bisa pulang dengan keadaan baik dan kembali sehat. Cocok sama obat yang diberikan," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Masyarakat Trenggalek di Jayapura, Mulyani, sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Pemkab Trenggalek. Menurutnya langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemkab Trenggalek untuk memulangkan warganya tersebut sangat maksimal.

"Mudah-mudahan, harapan kita ke depan masih ada warga dari Trenggalek yang ingin memperbaiki ekonomi ke Papua untuk kembali ikut membangun Papua," harapnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.