Minggu, 14 Jun 2026 11:34 WIB

Rampas HP dan Aniaya Pelajar di Blitar, Polisi Gadungan Dibekuk

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 10 Okt 2019 17:57 WIB
Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto membeberkan barang bukti kejahatan polisi gadungan yang ditangkap timnya
Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto membeberkan barang bukti kejahatan polisi gadungan yang ditangkap timnya

jatimnow.com - Seorang polisi gadungan bernama Andika Saputra (25) alias Colopok, warga Kelurahan Jingglong, Sutojayan, Kabupaten Blitar diborgol polisi, setelah terbukti menganiaya dan merampas handphone (HP) pelajar.

"Setelah mendapat laporan, Tim Satreskrim Polres Blitar kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap yang bersangkutan (polisi gadungan) di Palangkaraya," kata Kapolres Blitar, AKBP Budi Hermanto, Kamis (10/10/2019).

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Budi menjelaskan, dalam aksinya, tersangka Colopok mengaku sebagai anggota polisi sedang mencari pelaku atas sebuah kasus pembunuhan. Saat mendapat sasaran, ia berpura-pura meminjam HP korban untuk menghubungi seseorang.

Karena takut jika disebut sebagai bagian dari pelaku pembunuhan, korban terpaksa memberikan HP dan barang berharga miliknya yang diminta tersangka. Setelah menguasai HP korban, tersangka kemudian pergi ke Palangkaraya. Namun sebelum sampai di tempat tujuan, tersangka dibekuk di Bandara Cjilik Riwuk, Palangkaraya.

"Kami jerat dengan pasal 368 KUHP ayat 1. Bagi masyarakat yang merasa menjadi korban, silahkan melapor ke kami," ungkap mantan Kapolres Batu ini.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Sementara itu, di hadapan awak media, Colopok mengaku sudah pernah dipenjara atas kasus pencurian. Ia kemudian divonis penjara selama 7 bulan. Ia juga mengakui, usai merampas barang, ia sempat menganiaya korban.

"Saya mengaku sebagai polisi agar korban takut dan mau memberikan barangnya kepada saya," aku Colopok.

Dalam aksinya kali ini, Colopok mengaku terlebih dahulu menenggak minuman keras, sehingga sedikit mabuk.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

"Saya awalnya mabuk di rumah kemudian saya jalan-jalan sendiri. Saya ndak ada niat awalnya. Karena saya mabuk, terus saya pukul anaknya," tambahnya.

Kini, Colopok dan dua barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Vixion merah miliknya serta HP hasil rampasannya itu sudah diamankan di Mapolres Blitar.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.