Minggu, 14 Jun 2026 20:46 WIB

Polres Madiun Punya Cara Unik Sadarkan Tersangka Pengedar Narkoba

Ketua MUI Madiun sedang menyadarkan tiga tersangka narkoba di Mapolres.
Ketua MUI Madiun sedang menyadarkan tiga tersangka narkoba di Mapolres.

jatimnow.com - Polres Madiun punya cara sendiri untuk memberantas narkoba. Cara yang digunakan tergolong unik dan mendidik.

Setelah meringkus tiga pengedar narkoba, RE (43), AR (36), AKD (25) warga Kota Madiun, Polres Madiun mengundang Ketua MUI Kabupaten Madiun, M Shodiq.

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Ketua MUI tersesbut diminta memberikan ceramah kepada tiga tersangka pengedar agar sadar.

Ketua MUI itu, diberikan kesempatan berceramah kepada tersangka pada acara gelar perkara di Mapolres Madiun.

"Narkoba itu membahayakan. Tidak hanya untuk kalian tapi juga untuk keluarga kalian. Keluarga kalian malu," kata M. Shodiq disaat rilis tumpas narkoba Semeru 2018.

Mungkin, lanjut ia, ada yang belum berkeluarga. Nanti kedepan pasti akan ada yang berkeluarga dan tahu bagaimana marahnya mereka ketika mengetahui anaknya terjerumus narkoba. Sementara, ketiga tersangka hanya bisa menunduk ketika dicermahi.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"iya pak kyai," kata mereka singkat.

Sementara Kapolres Madiun, AKBP I Made Agus Prasatya, mengatakan sepak terjang ketiganya terhenti di pinggir jalan sebelum bertransaksi dengan pembeli. Ketiganya diringkus berturut-turut.

"Untuk RE dan AR memang satu kelompok. Keduanya pengedar narkoba sabu-sabu. Sementara AKD merupakan pengedar ganja," kata Kapolres Madiun, AKBP I Made Prasetya kepada jatimnow.com, Senin (23/4/2018).

Baca Juga: Kolaborasi Pertamina dan Warga Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

Ia mengatakan, untuk ketiganya diringkus di pinggir Jalan Raya Madiun-Ponorogo. RE dan AR diringkus dua hari berturut-turut, 16-17 April 2018. Untuk AKD diringkus 13 April 2018.

"RE dan AR barang buktinya sabu-sabu seberat 0.34 gram sabu-sabu. Untuk AKD ganja seberat 4.76 gram ganja," pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.