Rabu, 17 Jun 2026 16:42 WIB

Polda Ambil Alih Kasus Pembalak Hutan Tewas Diduga Ditembak Polsushut

Ilustrasi/ jatimnow
Ilustrasi/ jatimnow

jatimnow.com - Kapolres Jember, AKBP Alfian Nurrizal mengatakan Polda Jawa Timur mengambil alih penanganan kasus pembalakan liar di kawasan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) menyebabkan AR (37), tewas ditembak anggota Polhut TNMB.

Baca juga: Terduga Pembalak Hutan di Jember Tewas Diduga Ditembak Polsushut

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Polres Jember hanya melakukan pemeriksaan awal terhadap 10 anggota Polhut TNMB yang melakukan patroli dan dua rekan korban yang statusnya menjadi saksi dalam kejadian itu," katanya di Kabupaten Jember, Selasa (8/10/2019).

Polhut TNMB sebanyak 10 orang melakukan patroli di kawasan konservasi di Resort Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, pada Kamis (3/10) dan didapati tiga orang yang mengangkut kayu yang sudah berbentuk balok dari kawasan TNMB dengan menggunakan sepeda motor yang sudah dimodifikasi.

Petugas berusaha menghentikan tiga orang yang mengangkut kayu ilegal itu, namun ada upaya perlawanan dengan menyerang petugas menggunakan golok, sehingga polhut TNMB menembak tangan pelaku terduga pembalak liar yang sebelumnya didahului dengan tembakan peringatan yang diabaikan oleh tiga warga tersebut.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di Polres Jember, polhut TNMB sudah memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali, namun korban Aris justru mengayunkan golok kepada petugas yang dinilai membahayakan keselamatan dan akhirnya ditembak," katanya.

Alfian menjelaskan penanganan kasus itu diambil alih Polda Jawa Timur dan pihak Inspektorat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mempermudah pemeriksaan, sehingga seluruh barang bukti yang diamankan di Polres Jember juga diserahkan ke Polda Jatim.

Beberapa barang bukti yang diamankan di antaranya golok milik terduga pembalakan liar yang tewas, senjata milik Polhut TNMB, proyektil peluru, kayu hasil pembalakan liar, dan sepeda motor yang digunakan Aries.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Sementara Kapolsek Tempurejo, AKP Suhartanto mengatakan kerawanan pembalakan liar di Kecamatan Tempurejo sangat tinggi baik di wilayah TNMB maupun Perhutani seperti di Curahnongko, Mandigu, dan Andongrejo.

"Beberapa waktu lalu kami mengamankan kayu yang sudah berbentuk balok sebanyak dua truk yang disimpan di pekarangan rumah-rumah warga saat melakukan patroli gabungan bersama petugas TNMB, namun warga di sekitar sana mengaku tidak tahu menahu dengan kayu tersebut," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.