Kamis, 18 Jun 2026 18:25 WIB

Bongkar Jaringan Antar Kota, Polisi Sita Pil Koplo Senilai Rp 2,5 M

  • Penulis :
  • | Senin, 23 Apr 2018 19:13 WIB
Barang bukti dan tersangka saat digelar di Mapolrestabes Surabaya.
Barang bukti dan tersangka saat digelar di Mapolrestabes Surabaya.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

 
 
jatimnow.com - 4,8 juta lebih pil koplo disita jajaran Polrestabes Surabaya. Pil yang biasa digunakan untuk penyakit anjing gila ini, disita dari jaringan pengedar pil koplo antar kota.
 
6 orang yang masuk dalam jaringan pengedar pil koplo ini pun ditangkap. Sedangkan barang bukti pil koplo disita sebanyak 4.800.800 butir, disita dari tangan para tersangka. 
 
Terbongkarnya jaringan pengedar pil koplo itu dilakukan oleh Polsek Tegalsari, Polrestabes Surabaya. Enam tersangka dan barang bukti itu diamankan di tempat dan waktu berbeda dalam kurun waktu sekitar 3 minggu.
 
Perburuan dipimpin oleh Kapolsek Tegalsari, Kompol David Triyo Prasojo dan Kanit Reskrim Iptu Zainul Abidin. 
 
"Awalnya kami mendapat pelimpahan kasus pil koplo itu dari BNNK Surabaya, Maret 2018 lalu. Kemudian dikembangkan oleh kawan-kawan Polsek Tegalsari hingga dua tingkat dibawah pabrik pembuatannya," sebut Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan. 
 
Enam tersangka itu antara lain Endri, M Taufiq, Alimin, Edo, Steven serta Teddy. Untuk Endri, Taufiq dan Alimin ditangkap di Surabaya.
 
Sedangkan Edo, Steven serta Teddy ditangkap di Jakarta dan Tangerang Banten. "Mereka merupakan jaringan pengedar pil koplo yang menyasar Jawa Timur, sebagai marketnya. Tersangka TD (Teddy, red) merupakan operator dari peredaran," beber Rudi. 
 
Rudi menegaskan, jaringan ini sudah beroperasi selama 4 tahun. Barang bukti hampir 5 Juta butir pil koplo yang disita dari para tersangka, bernilai Rp 2,5 Miliar.
 
Dalam operasinya, mereka mengemas pil koplo itu dengan label kemasan Vitamin B1 50 Mg. Kemudian mereka mengirim ke pengecer di beberapa kota di Jawa Timur, menggunakan jasa paket jalur darat. 
 
Dalam gelaran ungkap kasus Polsek Tegalsari itu, selain dirillis langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan.
 
Juga hadir Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Kepala BNNK AKBP Suparti Surabaya, Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Bambang Budi Santoso serta Sapari, Kepala BBPOM di Surabaya.
 
Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes
Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.