Sabtu, 20 Jun 2026 23:32 WIB

Selama Januari-April, Polres Ponorogo Amankan 1,143 Liter Arak Jowo

Kapolres Ponorogo AKBP Radiant bersama barang bukti arak jowo.
Kapolres Ponorogo AKBP Radiant bersama barang bukti arak jowo.

jatimnow.com - Selama peroide Januari-April 2018, Polres Ponorogo berhasil mengamankan ribuan liter arak jowo (Arjo) dari puluhan tersangka. Tepatnya sebanyak 1143,2 liter miras berjenis arak jowo.

"Penangkapan tersebut dari 20 kasus, mulai Januari sampai April 2018 di Ponorogo," terang Kapolres Ponorogo AKBP Radiant, Senin (23/4/2018).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Radiant menjelskan, banyaknya jumlah tangkapan tersebut dikarenakan Ponorogo adalah jalur perlintasan distribusi miras arak jowo.

Miras arak jowo, lanjut Radiant, diproduksi di Kecamatan Bekonang, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah. Untuk distribusi ke wilayah Jawa Timur, harus melewati Kabupaten Ponorogo.

"Semua miras yang kami sita dari daerah Jawa Tengah. Kami hanya perlintasan saja. Ada beberapa yang memang didistribusikan ke Ponorogo," urainya.

Radiant mengatakan, berdasar hasil kembangan kasusnya, Para penjual mengaku tergiur keuntungan tinggi menjual miras arak jowo.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

"Satu botol 1,5 liter dijual Rp 20 ribu ini sudah untung. Tersangka ini tergiur dengan hasil dari penjualan arjo, keuntungannya banyak karena peminatnya juga banyak," tegasnya.

Radiant mengaku, saat ini kebiasaan masyarakat mengkonsumsi arjo ingin mendapatkan efek menghilangkan penat.

"Padahal dampaknya bahaya, saya harap kesadaran masyarakat untuk tidak mengkonsumsi arjo," tukas dia.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Radiant pun mengimbau kepada masyarakat apalagi menjelang Ramadhan untuk tidak memakai barang haram baik miras maupun narkoba.

"Saya minta kesadaran masyarakat padahal dampaknya bahaya. Harusnya jangan sampai diulangi lagi kejadian ini," pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.