Selasa, 16 Jun 2026 09:06 WIB

Dua Perampok yang Sekap Korban di Blitar Terlacak dari Rekaman CCTV

  • Penulis : CF Glorian
  • | Jumat, 04 Okt 2019 18:59 WIB
Kedua perampok yang sekap korban diamankan di Mapolres Blitar Kota
Kedua perampok yang sekap korban diamankan di Mapolres Blitar Kota

jatimnow.com - Dua perampok yang ditembak kakinya oleh polisi setelah menyekap dan menodongkan pistol mainan ke pasangan guru di Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, teridentifikasi dari rekaman CCTV bilik ATM.

Dua perampok itu adalah Arif Dian Anjas (37), warga Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri dan Eko Heri Safaat (29) warga Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Keduanya ditangkap belum genap sehari setelah merampok rumah milik pasangan guru SMP yaitu Rofii (57) dan Listichar (54). Saat beraksi, kedua perampok menyekap korban di salah satu kamarnya. Bahkan, pelaku Arif sempat memukuli korban Rofii.

Berbekal pistol mainan, kedua pelaku lalu meminta harta benda milik korban. Karena diancam, korban terpaksa memberikan 4 kartu ATM lengkap dengan nomor PIN serta uang tunai Rp 2,5 juta.

Baca juga:  Todongkan Pistol Mainan dan Sekap Korban, Dua Perampok di Blitar Didor

Begitu selesai beraksi, pelaku Arif dan Eko lalu melepaskan belenggu di tubuh kedua korban dan kabur. Keesokan harinya, keduanya mengambil uang dari ATM korban. Dan dari bilik ATM itulah, wajah salah satu pelaku teridentifikasi lantaran terekam kamera CCTV.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

"Dari rekaman CCTV itu kemudian kita berhasil mengenali ciri-ciri salah satu pelaku. Kemudian kami tangkap," terang Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar, Jumat (4/10/2019).

Rekaman CCTV itu didapat setelah korban menuju Bank BRI untuk mengajukan pemblokiran kartu ATM-nya. Saat itu, teler bank memberitahu polisi, ada transaksi penarikan saldo dari rekening korban. Setelah dilacak, polisi lalu mendapatkan rekaman CCTV tersebut dan mengenali ciri pelaku.

Dalam rekaman CCTV itu, terlihat Arif yang berjalan pincang sedang sibuk melakukan penarikan tunai di mesin ATM BRI Srengat pada Kamis (3/9/2019) pagi. Setelah polisi yakin, barulah Arif ditangkap di rumahnya, disusul penangkapan terhadap Eko.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

"Arif ini berjalan pincang katanya kakinya terkilir setelah beraksi di rumah korban. Alhamdulillah kurang dari 1x24 jam, keduanya berhasil kami amankan," tutur Adewira.

Karena melawan dan mencoba kabur saat ditangkap, Tim Satreskrim Polres Blitar Kota terpaksa menembak kaki Arif dan Eko. Oleh penyidik, keduanya dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.