Senin, 15 Jun 2026 20:16 WIB

Todongkan Pistol Mainan dan Sekap Korban, Dua Perampok di Blitar Didor

  • Penulis : CF Glorian
  • | Jumat, 04 Okt 2019 17:45 WIB
Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar membeberkan barang bukti dan perampok yang ditembak
Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar membeberkan barang bukti dan perampok yang ditembak

jatimnow.com - Dua orang perampok yang menyatroni sebuah rumah seorang guru di Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, ditangkap. Dua perampok itu ditembak karena melakukan perlawanan dan mencoba kabur saat disergap.

Dua perampok sadis itu bernama Arif Dian Anjas (37), warga Ringin Rejo, Kabupaten Kediri dan Eko Heri Safaat (29), asal Udanawu, Kabupaten Blitar. Keduanya ditangkap Tim Unit Reskrim Polsek Ponggok dan Tim Satreskrim Polres Blitar Kota.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Kedua perampok itu diburu setelah merampok harta benda milik Rofii dan Listichar, pasangan guru asal Ponggok.

Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, sebelum menguras harta korban, kedua perampok lebih dulu menyekap kedua korban. Perampokan itu terjadi Rabu (2/10/2019), saat kedua korban pulang mengajar.

"Pelaku menggunakan pistol mainan untuk menakut-nakuti korbannya," terang Adewira, Jumat (4/10/2019).

Alumnus AKPOL tahun 1999 ini menambahkan, kejadian bermula saat korban Listichar pulang mengajar dan melihat pintu rumahnya terbuka. Saat itu, ia juga melihat motor suaminya terparkir di depan rumah.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Ketika masuk ke dalam rumah, mulut Listichar dibekap oleh salah satu pelaku yang datang dari belakang. Lis kemudian dibawa ke dalam salah satu kamar. Saat itulah ia melihat Rofii, suaminya juga sudah dalam keadaan diekap.

"Pelaku juga melakukan kekerasan kepada korban. Korban saat ini dirawat di rumah sakit," ujar Adewira.

Saat itulah pelaku kemudian memaksa korban untuk memberikan hartanya. Pelaku meminta 4 ATM berikut nomor PIN-nya, serta uang tunai sebesar Rp 2,5 juta. Pelaku juga menggunakan pistol mainan untuk mengancam korban agar tidak melapor ke polisi.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Setelah menguras harta korban, kedua pelaku kemudian melepas belenggu di tangan kedua korban lalu kabur. Korban lalu melapor ke polisi dan dalam kurun waktu kurang dari 1x24 jam, keduanya berhasil diringkus.

"Kamis (3/10/2019) kemarin, kami tangkap satu pelaku di rumahnya kemudian mengembang ke pelaku yang lain. Kedua pelaku juga sempat melawan dan mencoba kabur, maka Satreskrim Polres Blitar Kota memberikan tindakan tegas," tegas Adewira.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.