Sabtu, 20 Jun 2026 10:39 WIB

132 Bakal Calon Kepala Desa se Kabupaten Sampang Dites Urine

Ratusan bacakades se Kabupaten Sampang dites urine di Kantor BNNP Jatim, Jalan Raya Sukomanunggal, Surabaya
Ratusan bacakades se Kabupaten Sampang dites urine di Kantor BNNP Jatim, Jalan Raya Sukomanunggal, Surabaya

jatimnow.com - Sebanyak 132 bakal calon kepala desa (bacakades) se Kabupaten Sampang, Madura, menjalani tes urine di Kantor BNNP Jawa Timur, Jalan Raya Sukomanunggal, Surabaya, Kamis (3/10/2019).

Tes urine itu untuk memastikan calon orang nomor satu di tingkat desa itu bersih dari penyalahgunaan narkotika. Sebab akhir-akhir ini, Kabupaten Sampang menjadi sorotan, setelah beberapa ungkap kasus baik dari kepolisian maupun BNN melibatkan wilayah Sampang.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Sampang Nurul Hadi menjelaskan, dengan hasil evaluasi tes urine ini, diharapkan akan semua cakades yang ada, negatif narkotika.

"Semua bakal calon (kepala desa) ini tidak ada satupun terindikasi terlibat atau mengonsumsi hal-hal yang mengandung narkotika," tegas Nurul Hadi, di Kantor BNNP Jatim.

132 bacakades itu terdiri atas 38 desa se Kabupaten Sampang yang tersebar di 14 Kecamatan. Sedangkan pelaksanaan pilkades sendiri, serentak dilakukan pada 21 November 2019.

Petugas BNNP Jatim menyiapkan perangkat untuk tes urine para bacakades se Kabupaten SampangPetugas BNNP Jatim menyiapkan perangkat untuk tes urine para bacakades se Kabupaten Sampang

"Mudah mudahan (pilkades serentak) berjalan lancar, aman, rertib dan lancar," harapnya.

Sementara itu, Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Bambang Priyambodo berharap semua cakades terlebih dahulu bersih dari narkotika sebelum mereka terpilih dan memimpin warganya.

Baca Juga: Polda Jatim Mulai Obok-obok Tempat Hiburan Surabaya

"Karena Bapak Ibu panutan, kepanjangan tangan dari Pemerintah Pusat. Oleh sebab itu, panutan ini salah satunya tentu kita harus bersih dari narkotika," ucap Bambang di hadapan para bacakades tersebut.

Ratusan bakakades ini menjalani tes urine dengan melalui 6 parameter, tiga di antaranya adalah sabu, ganja dan ineks atau pil ekstasi. Sisanya adalah obat-obatan keras lainnya.

"Kalau menggunakan sabu, pasti positif. Kalau menggunakan ganja, positif," tambahnya.

Selain res urine ini, lanjut Bambang, beberapa kali BNNP Jatim bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat melakukan kegiatan untuk menyampaikan bahaya narkotika. Termasuk iklan-iklan BNNP yang dipasang di jalur Kabupaten Sampang.

Baca Juga: Gus Lilur Deklarasikan Panca Ampera: Stop Kriminalisasi Pengusaha Rokok Rakyat

"Untuk memberitahukan kepada masyarakat tentang bahaya narkoba," tuturnya.

Diakui Bambang, Kabupaten Sampang menjadi sorotan, baik tingkat provinsi maupun nasional. Dengan kegiatan ini, ia menyebut ada upaya membuka diri bahwa para calon kepala desa ini siap melawan narkoba.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.