Selasa, 16 Jun 2026 05:42 WIB

Kekeringan di Ponorogo, 672 Hektare Sawah Gagal Panen

Kekeringan di Ponorogo menyebabkan gagal panen
Kekeringan di Ponorogo menyebabkan gagal panen

jatimnow.com - Kemarau panjang di Ponorogo menyebabkan 1671 hektare lahan pertanian mengalami kekeringan.

Dari data Dinas Pertanian Ponorogo, 672 hektare sawah dipastikan gagal panen (puso), 260 hektare mengalami kekeringan berat, 308 hektare kekeringan sedang, dan 390 hektare kekeringan ringan.

Baca Juga: Ratusan Hektare Lahan Padi dan Jagung di Jember Diserang Hama Tikus

"Kekeringan mengakibatkan 672 hektare padi gagal panen. Terbanyak di Pulung dengan total luasan 346 hektare, Jenangan 323 hektare dan sisanya di tempat lain," kata Kepala Dinas Pertanian Ponorogo, Andi Susetyo, Rabu (2/9/2019).

Sebagian besar petani yang mengalami puso sudah terdaftar dalam asuransi usaha tanaman padi (UTP). Petani yang gagal panen disebabkan kekeringan akan mendapatkan asuransi jika kekeringan di atas 75 persen pada lahan.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Petani akan mendapat nominal Rp 6 juta per satu hektare. Nnatinya pihak penyedia asuransi melakukan verifikasi di lapangan sebelum mencairkan ganti rugi.

Andi meneruskan, untuk solusi jangka panjang maka DInas Pertanian akan menggalakkan program pompanisasi secara mandiri maupun melalui kelompok tani (poktan).

Baca Juga: Puluhan Tandon Air Disiapkan BPBD Tulungagung Untuk Antisipasi Kekeringan

Para petani dapat memanfaatkan dana desa untuk membangun jaringan pompa air di lahan pertanian. Untuk alternatif lain adalah menggunakan varietas padi yang lebih tahan air.

"Perubahan pola tanam juga perlu dilakukan. Ketika kemarau, padi bisa diganti palawija," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.