Jumat, 19 Jun 2026 02:04 WIB

Reyog Jazz Ponorogo, Menikmati Pertunjukan Musik di Atas Telaga Ngebel

Bupati Ipong dalam jumpa pers Reyog Jazz Ponorogo
Bupati Ipong dalam jumpa pers Reyog Jazz Ponorogo

jatimnow.com - Setelah sukses menggelar Reyog Jazz 2017, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kembali menggelar untuk kedua kalinya.

Musik Jazz yang digabungkan dengan kesenian Reyog Ponorogo ini bakal dilaksanakan pada 11 hingga 12 Oktober mendatang.

Baca Juga: Gelar Sunmori, Ketua PW IKA PMII Jatim Satukan Kader 11 Daerah di Telaga Ngebel

Penonton akan disuguhkan dengan penampilan berbagai musisi, baik dalam negeri maupun mancanegara. Selain itu, panorama Telaga Ngebel yang menjadi ikon wisata Ponorogo, akan menambah syahdu alunan musik jazz.

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni mengatakan Reyog Jazz merupakan sarana mengenalkan kebudayaan daerah. Untuk itu, Pemkab Ponorogo mengundang seluruh masyarakat hadir dalam acara itu.

Menurutnya, Reyog Jazz Ponorogo merupakan sarana yang efektif memperkenalkan wisata lewat keelokan jazz berpadu keindahan telaga di atas bukit.

"Kami mengundang wisatawan untuk datang dan menikmati musik jazz yang berpadu dengan tradisi Reyog yang satu-satunya di Indonesia," katanya, Rabu (2/9/2019).

Dirinya mengaku optimis kolaborasi musik jazz dan Reyog Ponorogo akan sukses mendatangkan wisatawan. Bahkan orang nomor 1 di Ponorogo itu menargetkan 50 ribu pengunjung selama acara itu digelar.

Ipong juga menjamin para pengunjung tidak akan kecewa dengan penampilan bintang tamu.

"Saya jamin, penonton atau wisatawan yang datang tidak akan kecewa," tegasnya.

Menurutnya, kolaborasi antara musik jazz dan Reyog adalah sesuatu yang unik. Semua memiliki kelebihan, apalagi kegiatan itu digelar di atas Telaga Ngebel.

Baca Juga: Melacak Keberadaan Bupati Ponorogo Usai OTT KPK

"Bahkan panggungnya akan diletakkan di atas Telaga Ngebel. Jadi benar-benar syahdu, sayang kalau dilewatkan," ujarnya.

Untuk kegiatan Reyog Jazz Ponorogo direncanakan akan diramaikan oleh sejumlah musisi ternama, baik dalam maupun luar negeri. Para musisi itu akan membawakan berbagai lagu yang siap menghibur penonton.

Festival Director, Agus Setiawan Basuni mengatakan pagelaran musik jazz yang dikolaborasikan dengan kebudayaan ini bakal dilaksanakan pada 11 hingga 12 Oktober mendatang.

Acara ini terbuka untuk umum dan gratis. Pengunjung cukup mengunduh undangan melalui situs www.reyogjazz.com.

Baca Juga: Suasana Sepi di Rumah Dinas Bupati Ponorogo Usai Kabar OTT KPK

"Musik berpadu keunikan Reyog dan musisi pendukungnya menyemarakkan gelaran Jazz Festival di Indonesia. Kami menghadirkan musisi lokal dan mancanegara," katanya

Beberapa musisi yang dijadwalkan tampil di antaranya Fariz RM Anthalogy dan Brandon Julio. Para musisi ini akan berkolaborasi dengan penari dan pemusik Reyog Ponorogo.

Acara ini juga disemarakkan dengan penampilan Sierra Soetedjo yang akan duet dengan Tiyo Alibasjah (gitar) dan Dony Koeswinarno (flute saxophone).

Selain itu, musisi mancanegara yang akan hadir adalah drummer Yvon Thibeault (Kanada), gitaris Bennet Brandeis (Amerika Serikat), dan penyanyi asal Rusia Gala Ga yang tergabung dalam Batur Band.

Tampil pula komunitas Jazz tuan rumah dari Ponorogo yaitu dua grup Mrs Holdingsky & The Apprentice Jazzthilan Community (Ponorogo). Komunitas lain yang turut hadir yaitu Aditya Ong Trio feat l (Solo Jazz Society -Jawa Tengah) dan Siluet (Komunitas Jazz Madiun-Jawa Timur).

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.