Senin, 22 Jun 2026 11:48 WIB

Melihat Larung Sesaji Bogo Mulyo di Waduk Bening Saradan Madiun

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 29 Sep 2019 19:03 WIB
Beberapa gunungan tumpeng dilarung dalam Larung Sesaji Bogo Mulyo di Waduk Bening, Saradan, Madiun
Beberapa gunungan tumpeng dilarung dalam Larung Sesaji Bogo Mulyo di Waduk Bening, Saradan, Madiun

jatimnow.com - Warga di Kabupaten Madiun beramai-ramai menenggelamkan patung ikan seberat 200 kilogram di Waduk Bening Widas, Kecamatan Saradan, Minggu (29/9/2019). Acara yang digelar di penghujung bulan Muharam atau tepatnya 29 Suro.

Patung ikan itu terbuat dari pelet atau pakan ikan. Patung ikan itu kemudian ditandu sepuluh orang menuju tepi waduk dan kemudian dilarung ke tengah menggunakan rakit batang pisang.

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

"Semua tahu jenisnya di sini ikan nila. Semoga ikannya sehat, masyarakat senang, waduk bersih, Madiun jaya, Indonesia kuat. Beratnya (patung ikan), 200 kilogram," jelas Dirut Perum Jasa Tirta I, Raymond Valiant Ruritan dalam sambutannya, di Wadung Bening Saradan, Madiun.

Tumpeng Bogomulyo diarak warga di sekitar Waduk Bening dari Gardu Pandang menuju tepi waduk. Dalam larung sesaji ini ada dua gunungan besar. Selain patung ikan, juga ada bawang merah dan ikan.

"Kami menyambut dengan bahagia acara larung sesaji ke-14 yang diadakan di Bendungan ini. Tentu saja merupakan penghargaan terhadap keberadaan kita sebagai manusia yang tidak terlepas atau tidak dipisahkan untuk penghormatan pada alam semesta," ujar Raymond.

Patung ikan seberat 200 kilogram dilarung dalam Larung Sesaji Bogo Mulyo di Waduk Bening, Saradan, MadiunPatung ikan seberat 200 kilogram dilarung dalam Larung Sesaji Bogo Mulyo di Waduk Bening, Saradan, Madiun

Gunungan ikan setinggi sekitar dua meter, kata Raymond, melambangkan hasil alam dan gunungan bawang merah lambang hasil pertanian Kabupaten Nganjuk, dengan pengairan berasal dari Waduk Bening. Acara Larung Sesaji Bogo Mulyo, Lanjut Raymond, merupakan wujud syukur yang digelar dalam rangkaian sepasar ing waduk bening (lima hari di Waduk Bening).

Baca Juga: Kolaborasi Pertamina dan Warga Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

"Hasil ikan yang melimpah dari Waduk Bening dan pertanian bawang merah Kabupaten Nganjuk yang terairi air dari waduk ini," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Madiun H Ahmad Dawami menambahkan, masyarakat harus menjaga alam termasuk hasil waduk dan tidak merusaknya. Pihaknya juga melarang pengunjung untuk melakukan penangkapan ikan dengan cara menggunakan obat.

"Mohon tidak ada yang mengobat waduk untuk menangkap ikan. Kalau diobat, ikannya mati semua. Karena kalau ada yang mengobat waduk, berarti belum sejahtera, tapi tidak boleh orang Madiun," ujar Bupati Madiun.

Ia juga berharap Wisata Waduk Bening akan menjadi destinasi wisatawan, dengan segala keindahan alamnya.

Baca Juga: PLN UPT Madiun Lakukan Perawatan Jaringan Tanpa Pemadaman

"Tahun depan InsyaAllah Jasa Tirta akan dibuatkan even yang lebih meriah menghadirkan artis ibukota," tandasnya.

Sementara puncak acara Larung Sesaji Bogo Mulyo dan tasyakuran dan doa bersama ke-14, dengan melarung patung ikan dan tabur bunga di air Waduk Bening. Sedangkan gunungan ikan mujair dan nila menjadi rebutan pengunjung yang memadati waduk di Dusun Petung, Desa Pajaran, Kecamatan Saradan.

Suasana menjadi ramai dengan hadirnya ribuan pengunjung. Acara diawali dengan sajian tarian tradisional dan atraksi pencak silat, dilanjutkan dengan pembacaan doa serta prosesi pelarungan tumpeng.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.