Minggu, 21 Jun 2026 10:31 WIB

Peserta Jawa-Bali Ramaikan Kontes Ayam Bekisar di Banyuwangi Festival

  • Penulis :
  • | Minggu, 22 Apr 2018 16:04 WIB
Bupati Anas saat membuka kontes Bekisar dengan melepas burung merpati.
Bupati Anas saat membuka kontes Bekisar dengan melepas burung merpati.

jatimnow.com Sejumlah 400 peserta dari berbagai daerah meramaikan Bekisar Beauty Contest atau kecantikan ayam bekisar, Minggu (22/4/2018) di Lapangan Barat Stadion Diponegoro Banyuwangi.

Selain dari Banyuwangi sendiri, para peserta penghobi ayam bekisar berdatangan dari berbagai daerah, mulai dari Jawa hingga Bali. Ada yang dari Jakarta, Bogor, Semarang, Madura, Surabaya, Trenggalek, Blitar, Tulungagung, dan Bondowoso.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Ayam bekisar merupakan hasil silang antara ayam hutan hijau jantan (gallus varius) dengan ayam kampung betina (gallus dimesticus) yang dikenal memiliki suara kokok yang khas dan lantang. Suara kokok itulah yang dilombakan.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, kontes ayam bekisar ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam melestarikan kekayaan genetik jenis unggas.

Terlebih, keluarga penggemar ayam bekisar Indonesia (KEMARI) selama ini diakui sebagai daerah yang menjadi rujukan bibit ayam bekisar.

Banyuwangi menjadi daerah pilihan karena juga didukung seperti oleh Taman Nasional Alas Purwo, hutan kawasan Gunung Ijen, dan hutan Baluran yang masih banyak menyimpan habitat hewan-hewan.

“Potensi ini yang kita jaga, kita promosikan potensi ayam bekisar di Banyuwangi. sekaligus kita mengundang pecinta ayam bekisar untuk berwisata di Banyuwangi,” tutur Bupati Anas.

Baca Juga: Ketika Riset Menjadi Administrasi, Negara Kehilangan Senjata

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Arief Setiawan menambahkan, untuk penilaiannya dilihat dari suara depan dan belakang kokok ayam, lagu dan irama atau tingkat musikalisasi vokal ayam, kejelasan suara serta melodinya yang telah diberkalukan oleh keluarga penggemar ayam bekisar Indonesia (KEMARI).

“Selain itu yang diperhitungkan sebagaimana ditetapkan oleh KEMARI adalah tingkat kejernihan suara kokok yang diproduksi ayam tersebut, baik suara depan maupun suara belakang,” papar Arief.

Dan tak kalah penting, kata Arief, stamina dan mentalitas ayam juga perlu dijaga. Jangan sampai ayam bekisar yang diikutkan dalam lomba dari sisi fisiknya bulunya rontok karena hal itu juga menjadi penilaian dewan juri.

“Dengan mengucap bismillahirohmanirrohim dan menyantuni anak-anak yatim semoga acara ini (Bekisar Beauty Contest- red) sukses dan lancar,” ucap Anas yang membuka acara dan ditandai dengan pelepasan merpati.

Baca Juga: Kacamata AI RunSight Karya Mahasiswa UI Tembus 10 Besar Inovasi Global

 

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.