Kamis, 11 Jun 2026 22:29 WIB

Teatrikal Perobekan Bendera Belanda, Risma: Kobarkan Semangat Juang

Peringatan insiden perobekan Belanda di Hotel Yamato
Peringatan insiden perobekan Belanda di Hotel Yamato

jatimnow.com - Peringatan insiden perobekan bendera Belanda yang terjadi pada 19 September 1945 silam di Hotel Yamato (sekarang Hotel Majapahit) kembali digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang dibuka dengan teatrikal Surabaya Merah Putih, Kamis (19/9/2019).

Teatrikal menceritakan proses perobekan bendera yang dilakukan arek-arek Suroboyo kala itu. Semangat yang membara muncul dari pemeran yang dimainkan lakon per lakon.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Suasana seketika tegang dan haru ketika arek-arek Suroboyo berupaya keras merobek bendera Belanda.

Dengan semangat mereka memanjat tiang tertinggi di Hotel Majapahit dan berusaha secepat mungkin merobek bendera tersebut. Saat adegan perobekan bendera selesai, para peserta upacara langsung menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bersama-sama.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini melalui pidatonya mengobarkan semangat dan mengajak generasi penerus untuk tidak berhenti menghargai jasa pahlawan yang membuat bangsa dan kota ini merdeka dari penjajah. Caranya adalah dengan terus berjuang untuk menggapai cita-cita.

"Merah putih telah menyatu dalam tulang arek Suroboyo. Kami arek-arek Suroboyo adalah penerusmu, kami arek-arek Suroboyo adalah pewarismu yang tidak sedikit pun luntur darah dan tidak sedikitpun goyah. Kami adalah petarung yang teguh menjaga Indonesia. Merah Putih, Merdeka.. Merdeka !!!!,” kata Risma.

Menurutnya, peringatan ini harus terus dilakukan. Sebab ia menilai, bahwa ini merupakan upaya mentransfer kepercayaan diri untuk pemuda-pemudi.

"Mereka tidak perlu takut menghadapi apapun dan jangan pernah untuk menyerah dengan segala keterbatasan yang ada," tegasnya.

Baca Juga: SIER Pamerkan Mobil Hias Kupu-Kupu Robotik Raksasa di Surabaya Vaganza 2026

Di era digital 4.0 ini, Risma mengimbau kepada arek-arek Suroboyo supaya berjuang lebih keras lagi. Sebab, tantangan yang dihadapi berbeda dan lebih besar lagi.

"Saya bersyukur, hasil survey penggunaan teknologi di Surabaya itu banyak produktifnya dibanding mudaratnya. Jadi artinya kita bisa gunakan untuk menunjang keberhasilan dari tujuan kita," ujarnya.

Dalam pemanfaatannya, jangan sampai teknologi yang menguasai penggunanya (manusianya). Akan tetapi sebaliknya, pengguna yang harus menguasai teknologi agar tujuan masyarakatnya bisa hidup lebih sejahtera.

"Jadi artinya kita tidak perlu takut. Sebetulnya Surabaya ini sangat maju untuk digital 4.0. Dan itu dunia sudah mengakui tentang industri 4.0 di Surabaya," jelasnya.

Baca Juga: Rapor Publik Pejabat: Terobosan Akuntabilitas atau Sekadar Pertunjukan Transparansi?

Achmad Raffi, pelajar asal SMP Negeri 6 Surabaya yang turut menyaksikan teatrikal perobekan bendera mengaku memiliki kesan tersendiri.

Selain momentum ini menjadi pengingat jasa-jasa pahlawan, ia menyebut bahwa Wali Kota Risma selama ini juga terus memberikan semangat kepada mereka.

"Bu Risma selalu memberikan semangat kita untuk terus berjuang. Jadi aku bangga menjadi pelajar di Surabaya, terima kasih bu sudah menyemangati kami terus," kata Achmad Raffi.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.