Selasa, 16 Jun 2026 14:27 WIB

Mayat Perempuan Terikat Tali Tambang Ditemukan di Perairan Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 18 Sep 2019 18:32 WIB
Mayat perempuan diduga korban pembunuhan ditemukan di Perairan Pasuruan
Mayat perempuan diduga korban pembunuhan ditemukan di Perairan Pasuruan

jatimnow.com - Sesosok mayat perempuan ditemukan mengambang di perairan sekitar dua mil ke utara dari Perairan Pasir Panjang, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuran, sekitar pukul 10.00 Wib, Rabu (18/9/2019).

Mayat perempuan yang mengenakan pakaian jarik berwarna merah itu, ditemukan dalam kondisi tangan dan kepala terikat tali tambang yang dikaitkan dengan batu yang diduga sebagai alat pemberat.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Kasatpolair Polres Pasuruan AKP Poerlaksono mengatakan, setelah mendapat informasi dari KSOP (Kesahbandaran Otoritas Pelabuhan) Kota Pasuruan, Tim Satpolair, KSOP dan Kamla TNI AL langsung menuju TKP dan mengevakuasi mayat tanpa identitas itu.

"Butuh waktu sekitar dua jam lebih buat tim gabungan patroli laut untuk mengevakuasi jenazah, hingga sampai ke Pelabuhan Kota Pasuruan," jelas Poerlaksono.

Mayat itu pertama kali ditemukan tiga petugas KSOP yang dengan melakukan patroli. Ketiganya adalah Jaelan, Supeno dan Iteng.

Mayat perempuan yang diperkirakan berumur sekitar 40 tahun itu sudah dievakuasi dan dibawa ke Kamar Mayat RSUD R Soedarsono Kota Pasuruan untuk divisum dan diautopsi dan kasusnya ditangani Satreskrim Polres Pasuruan Kota.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso menyebut, timnya telah menyita tali tambang dan batu pemberat yang diduga dipakai untuk mengikat tubuh korban.

Menurut Slamet, mayat yang ditemukan terombang ambing di laut itu, diduga korban pembunuhan.

"Melihat kondisi saat mayat ditemukan, dugaan kami sementara, mayat itu korban pembunuhan," jelas Slamet.

Baca Juga: Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Simokerto Surabaya, Polisi: Kaitan Asmara

Kondisi mayat sudah mulai membusuk, sehingga untuk memastikan luka, harus dilakukan visum dan autopsi.

"Apakah ada luka pada mayat, kami belum bisa menjelaskan. Karena tadi kami membawa mayat tersebut dari RSUD Kota Pasuruan ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong, untuk dilakukan autopsi," ungkapnya.

Hingga saat ini, lanjut Slamet, identitas mayat perempuan itu belum terungkap.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.