Senin, 15 Jun 2026 22:08 WIB

Tiga Hektar Lahan di Lereng Gunung Lawu Terbakar

Anggota BPBD Magetan dan Polhut memadamkan api yang membakar lahan di Lereng Gunung Lawu
Anggota BPBD Magetan dan Polhut memadamkan api yang membakar lahan di Lereng Gunung Lawu

jatimnow.com - Sekitar tiga hektar lahan di Gunung Lawu terbakar, hingga Sabtu (14/9/2019). Lahan yang terbakar itu berada di sisi timur, masuk wilayah Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan.

Kasie Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan Fery Yoga Saputra mengatakan, kebakaran itu dilaporkan terjadi mulai Jumat (13/9/2019).

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Menurut Ferry, setelah mendapat laporan tersebut, sejumlah anggota BPBD Magetan bersama Polisi Perhutani (Polhut) melakukan pengecekan. Dari hasil pengecekan, titik kebakaran berada di lereng Gunung Lawu, tepatnya pada area jalur pendakian.

"Dari pengakuan warga setempat kebakaran disebabkan tumpukan jerami yang biasa dipakai para pencari madu," ungkap Ferry.

Baca Juga: Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Api Muncul dari Area Lemari Es Apotek

Sebelum kebakaran, warga tersebut mengaku melihat para pencari madu tawon. Dimungkinkan, para pencari madu itu membakar jerami di lokasi dan setelah selesai, jerami itu ditinggal tanpa dimatikan.

Ferry membeberkan, api merembet dan membakar lahan hutan pinus yang berada di lereng Gunung Lawu yang berada di sisi timur. Lahan yang terbakar terdapat sekitar tiga hektar lebih.

Baca Juga: Rumah di Kediri Terbakar Gegara Obat Nyamuk Saat Pemilik Pergi Mancing

Upaya pemadaman telah dilakukan anggota BPBD Magetan, polhut dan warga sekitar secara manual. Dia mengimbau warga tidak membuat perapian. Jika memang ingin membakar sampah atau jerami, diperbolehkan asal diawasi dan tidak ditinggal.

"Sebab saat ini masih musim kemarau, angin juga kencang," tuturnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.