Senin, 15 Jun 2026 09:29 WIB

Pendaftaran Penerus Risma di PDIP, Nama Baru Diprediksi Bisa Muncul

Wali Kota Risma didampingi Kepala Bappeko Eri Cahyadi
Wali Kota Risma didampingi Kepala Bappeko Eri Cahyadi

jatimnow.com - Rekomendasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sejauh ini masih dianggap tiket yang paling strategis di Pilwali Kota Surabaya 2020.

Peneliti senior lembaga riset politik Surabaya Survey Center (SSC), Surokim Abdussalam mengatakan partai berlambang banteng moncong putih yang telah membuka pendaftaran bagi yang berminat menjadi calon penerus Tri Rismaharini memimpin Kota Surabaya periode 2021-2026 begitu penting.

Baca Juga: Machfud Arifin Ikhlas dan Doakan Eri Cahyadi-Armudji

Baca juga: Mereka Daftar Calon Penerus Risma ke PDIP, Belum Ada dari Birokrat

"Pertama, PDIP selalu menjadi pemenang dalam pilwali pasca reformasi pilwali langsung. Kedua, PDIP bisa mengajukan calon sendiri tanpa harus menunggu koalisi dengan parpol lain," kata Surokim, Jumat (13/9/2019).

Ketiga, kata dia, keberhasilan Wali Kota Risma sebagai benchmark atau pembanding, Dan PDIP termasuk salah satu partai yang punya basis pemilih kuat di Surabaya.

"Jadi wajar jika banyak kader dan calon yang ingin dapat tiket rekom dari PDIP. Namun sebagaimana kita simak dalam case pemilihan penugasan di PDIP yang juga dikuatkan melalui mekanisme internal, penjaringan sifatnya hanya usulan. Hak prerogatif ada di DPP. Jadi amat tergantung dari DPP," tegasnya,.

Baca Juga: Kuasa Hukum MAJU Sayangkan Dana Kampanye Erji Nol Rupiah Tak Ditindak

Dekan FISIB Universitas Trunojoyo menyebut memang akan elegan jika yang direkomdesi adalah nama yang mendaftar mulai dari tahap penjaringan dari bawah atau cabang.

"Tapi Bu Mega bisa saja di luar pakem itu. Penjaringan sifatnya hanya usulan saja bahkan menurut saya rekom bisa saja di luar nama-nama yang diajukan oleh DPC dan DPD semua tergantung dinamika DPP," ujarnya.

"Kuasa itu sepenuhnya ada di DPP. Jadi menurut pendapat saya, jika ingin maju lewat PDIP akan lebih elegan mengikuti mekanisme penjaringan kendati itu bukan jaminan minimal menghormati struktur bawah karena berkaitan dengan dukungan arus bawah," tambahnya.

Baca Juga: Kuasa Hukum MAJU Sebut Keterlibatan Risma Telah Terungkap dalam Sidang

Menurut Surokim, PDIP ini unik karena kombinasi antara aspirasi arus bawah yang kemudian diputuskan DPP.

"Jadi saya berharap yang direkom sebaiknya yang ikut penjaringan dan para birokrat yang tertarik maju lewat PDIP sebaiknya mengikuti mekanisme itu biar elegan," tukasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.