Minggu, 21 Jun 2026 19:03 WIB

Kewenangan DPP PDIP Tetapkan Calon Penerus Risma

Wali Kota Tri Rismaharini
Wali Kota Tri Rismaharini

jatimnow.com - Nama-nama yang telah mendaftar menjadi calon penerus Tri Rismaharini memimpin Kota Surabaya periode 2021-2026 bisa saja terlempar mendapat 'tiket'dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Sebab DPP PDI Perjuangan berhak atau memiliki kewenangan memutuskan satu nama baru yang sesuai dengan kriteria.

Baca Juga: Machfud Arifin Ikhlas dan Doakan Eri Cahyadi-Armudji

"Misal tidak terlibat narkoba, tidak SARA dan lain-lain", tegas Sekretaris DPC PDIP Surabaya, Baktiono kepada jatimnow.com, Jumat (13/9/2019).

Ia menjelaskan bahwa kewenangan DPC PDIP Surabaya hanya melakukan penjaringan dan menampung serta menyampaikan nama-nama bacawali ke DPD PDIP Jatim hingga 14 September. Selanjutnya sebelum dikirim ke DPP, oleh DPD akan dilakukan verifikasi.

Ia menegaskan DPP PDIP berhak memutuskan nama calon di luar mereka yang telah mendaftar di DPC maupun DPD.

Baca Juga: Kuasa Hukum MAJU Sayangkan Dana Kampanye Erji Nol Rupiah Tak Ditindak

"Yang menentukan satu nama itu DPP, nama itu yang sesuai kriteria. Bisa nama baru yang tidak mendaftar, itu kewenangan DPP" jelas politisi PDIP senior ini

Hingga Rabu (13/9/2019), lebih dari lima orang sudah mendaftar sebagai bakal calon wali kota (bacawali). Mereka berasal dari kader PDIP, seniman, pengusaha hingga pengurus NU.

Enam orang sudah mendaftar bacawali di PDIP Surabaya adalah Wisnu Sakti Buana yang merupakan Wakil Wali Kota Surabaya dan mantan ketua DPC PDIP Surabaya, anggota DPRD Jatim Armuji. Mantan Ketua DPRD Surabaya ini sekarang sudah memasang balihonya di berbagai lokasi.

Baca Juga: Kuasa Hukum MAJU Sebut Keterlibatan Risma Telah Terungkap dalam Sidang

Kemudian Eddy Tarmiji, Chrisman Hadi, Sutjipto Joe Angga, dan Dyah Katarina. Serta Wakil Sekretaris Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur, Dwi Astuti mendaftar ke DPD PDIP Jatim.

"Dwi Astuti mendaftar di DPD," kata Baktiono.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.