Selasa, 16 Jun 2026 15:39 WIB

Ketika Satpol PP Tertibkan PKL Buah di Kota Probolinggo

Razia PKL buah di Kota Probolinggo
Razia PKL buah di Kota Probolinggo

jatimnow.com - Satpol PP Kota Probolinggo melakukan razia kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan buah di sepanjang Jalan Mastrip, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kamis (12/9/2019).

Dalam razia kali ini juga dilakukan penyitaan terhadap barang-barang milik pedagang.

Baca Juga: Panaskan Mesin Politik, Lima PAC PDIP Kota Probolinggo Resmi Dilantik

Kasi Ops Dinas Satpol PP Kota Probolinggo, Hendra Kusuma mengatakan razia dan penyitaan dilakukan karena para penjual buah bandel dan tetap berjualan meski telah berkali-kali diperingatkan.

"Lokasi jalan di kota harus steril dari para PKL karena mengalami kemacetan," katanya.

Selian kemacetan jalan, Satpol PP kerap mendapatkan laporan warga terutama para pemilik toko yang ada di lokasi karena terganggu dengan para PKL.

"Mereka merasa terganggu karena lokasi depan tokonya menjadi kotor akibat sampah yang dibuang oleh PKL," ujarnya.

Baca Juga: BKPSDM Tulungagung Periksa Anggota Satpol PP yang Berjaga di Kantor Disbudpar

Sebagai efek jera kepada para PKL, ia mengaku akan berkoordinasi dengan Pengadilan Negeri Kota Probolinggo untuk dilakukan penindakan.

"Diharapkan mereka tidak lagi mengulangi berjualan di area terlarang. Sebab bolak balik di razia, namun tetap saja PKL berjualan," harapnya.

Totok, salah satu PKL mengatakan pihaknya juga meminta kepada pemerintah Kota Probolinggo untuk bisa memberikan tempat berjualan.

Baca Juga: Antisipasi Perundungan, SMPN 5 Probolinggo Perketat Pengawasan Lewat CCTV

"Saya berjualan disini untuk bisa menafkahi keluarga. Sehingga pihak pemerintah harus juga bisa mencarikan solusi terbaik kepada para PKL. Jangan hanya main razia saja," pintanya.

Foto: PKL di jalan Raya Mastrip Kelurahan Kanigaran Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo dirazia petugas Satpol PP.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.