Senin, 15 Jun 2026 09:29 WIB

Cintanya Kandas, Gatot Tewas Gantung Diri di Hadapan Ibunya

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 11 Sep 2019 16:37 WIB
Polisi melakukan olah TKP di rumah Gatot, pria yang gantung diri gara-gara putus cinta
Polisi melakukan olah TKP di rumah Gatot, pria yang gantung diri gara-gara putus cinta

jatimnow.com - Hanya gara-gara putus cinta, Gatot Wiyono gantung diri di rumahnya di Dusun Gembong, Desa Temenggungan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. Jasad pria berumur 37 tahun itu ditemukan oleh Kasri (60), ibu kandungnya.

Gelagat tidak seperti biasanya ditunjukan Gatot sejak beberapa bulan lalu, setelah cinta yang dirajutnya dengan sang kekasih, kandas. Gatot sering mengurung diri di kamar dan malas berbicara dengan siapapun, termasuk ibu dan adiknya.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Puncak keputusasaan Gatot terjadi sekitar 11.30 Wib, Rabu (11/9/2019). Saat rumah sedang sepi, Gatot diduga bunuh diri dengan cara gantung diri. Kasri, ibunya, saat itu sedang pergi ke sawah. Sedangkan Effendi (25), adiknya, juga tengah bepergian.

Saat Kasri pulang dari sawah, Kasri kemudian menuju kamar Gatot. Bak disambar petir, Kasri mendapati anaknya dalam posisi tergantung. Gatot sudah tidak bernafas hingga membuat Kasri menangis histeris. Tak lama berselang, Effendi datang untuk menenangkan ibunya dan melapor ke perangkat dusun.

Informasi itupun sampai ke telinga polisi. Sejumlah anggota Polsek Udanawu langsung menuju TKP untuk melakukan identifikasi dan olah TKP. Jasad Gatot kemudian dievakuasi.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

"Korban ditemukan pertama kali oleh ibunya, saat ibunya pulang dari sawah," kata Kapolsek Udanawu, AKP Wahyu Satrio Widodo.

Wahyu menyebut, dari hasil identifikasi dan pemeriksaan saksi-saksi, diduga kuat korban bunuh diri. Hasil keterangan para saksi dan keluarga, Gatot bunuh diri lantaran patah hati.

"Mengarah kuat ke bunuh diri akibat patah hati," beber Wahyu.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Setelah jasad Gatot dievakuasi, keluargnya tidak menghendaki proses autopsi. Keluarganya membuat surat pernyataan yang disaksikan oleh aparat desa setempat. Jasad Gatot pun langsung dimakamkan oleh keluarganya.

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluargnya juga menolak proses autopsi, sehingga jasad korban kami serahkan ke keluarganya untuk dimakamkan," tambah Wahyu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.