Senin, 15 Jun 2026 23:16 WIB

Ritual Digelar, Tiga Pekerja Tenggelam di Bendungan Angker Ditemukan

Petugas mengevakuasi jasad satu dari tiga pekerja yang tenggelam di bendungan angker Madiun
Petugas mengevakuasi jasad satu dari tiga pekerja yang tenggelam di bendungan angker Madiun

jatimnow.com - Tiga pekerja proyek pekerjaan Jalan Dusun Wates, Desa Kebonagung, Kabupaten Madiun yang tenggelam di DAM atau bendungan angker setempat ditemukan. Ketiga korban ditemukan setelah warga setempat menggelar ritual melarung tiga ekor ayam.

"Korban ditemukan sekitar pukul 17.00 Wib setelah dilaporkan hilang pukul 11.30 Wib," kata Kepala Desa Kebonagung, Alex Susanto, Jumat (6/9/2019).

Baca Juga: 2 Pelajar Tewas Tenggelam di Ranu Betok Probolinggo

Ketiga pekerja proyek yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia itu adalah Didin Saifuddin (19), Suwanto (25) dan Eko Rijianto. Ketiga korban merupakan warga asal Desa Sriti, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo.

"Warga mendapat saran dari sesepuh desa dengan melarung tiga ekor ayam hidup, kembang telon (bunga tiga warna) dan cok bakal. Sebab pencarian tak kunjung membuahkan hasil," papar Alex.

Baca juga:  Tenggelam di Bendungan Angker Madiun, Tiga Pekerja Proyek Hilang

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Menurut Alex, setelah satu jam menggelar ritual larung, dua korban ditemukan. Lima menit berselang, korban ketiga juga ditemukan.

"Ya antara percaya dan tidak, memang DAM ini mistis. Cuma tenggelamnya saya kira murni kecelakaan, bukan karena perkara lain-lain," tuturnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Logos Bintoro menyebut, awalnya lima pekerja itu mandi setelah melakukan pekerjaannya. Kelimanya tetap mandi di bendungan sedalam 15 meter itu meski beberapa warga sudah mengingatkan.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Tiga orang tenggelam dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan dua lainnya selamat," beber Bintoro.

Dari identifikasi dan olah TKP sementara, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jasad korban sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk proses visum.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.