Sabtu, 20 Jun 2026 02:02 WIB

Cerita Sri Tanjung pada Benda Bersejarah yang Ditemukan di Kota Blitar

  • Penulis : CF Glorian
  • | Jumat, 06 Sep 2019 18:56 WIB
Relief bergambar wanita yang ditemukan di Kota Blitar, disebut menggambarkan cerita Sri Tanjung
Relief bergambar wanita yang ditemukan di Kota Blitar, disebut menggambarkan cerita Sri Tanjung

jatimnow.com - Penemuan relief di Kelurahan Gedog, Kota Blitar disebut menjadi petunjuk kuat bila situs Joko Pangon itu pernah berdiri sebuah kompleks percandian. Relief yang terukir dalam bongkahan batu andesit itu menggambarkan dua orang wanita berambut panjang.

Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Wicaksono Dwi Nugroho menduga jika relief tersebut menceritakan kisah Panji.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Kami mencoba mencari di berbagai literasi. Dan sepertinya itu bercerita Sri Tanjung yang menunggu suaminya pulang," kata Wicaksono, Jumat (6/9/2019).

Gambar relief itu, lanjut Wicaksono, memiliki kesamaan dengan relief di Candi Jabung. Sedangkan gambar dua perempuan tersebut merupakan satu wanita dengan dua adegan. Wanita tersebut tergambar berambut panjang dengan anting yang panjang yang menggambarkan seorang putri.

Baca juga:  

Pada adegan yang pertama, wanita tersebut terlihat duduk di atas sebuah batur. Sementara dalam adegan kedua, sang wanita duduk di atas tanah.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

"Karakter penggambarannya sama. Kami mencoba menelusuri. Dan reliefnya sama dengan Candi Jabung di era Majapahit di wilayah Probolinggo. Gambarnya sama," ungkap Wicaksono.

Selain Candi Jabung, penggalan cerita Sri Tanjung dalam relief yang ditemukan warga di Gedog itu juga memiliki kemiripan dengan yang ada di Candi Penataran, Kabupaten Blitar.

Ia menambahkan, munculnya relief tersebut dapat menunjukan jika candi yang diduga ada di wilayah Gedog dibuat atas intervensi dari pemerintahan saat itu.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

"Kan sebelumnya juga ditemukan Kepala Naga. Nah, candi yang dilengkapi Yoni Dewa Naga atau Nagari merupakan tinggalan dari tempat peribadatan kelas kerajaan besar," tutur Wicaksono.

Hingga kini, BPCB Trowulan masih melakukan berbagai survei dan mempelajari berbagai temuan di Kelurahan Gedog. Untuk itu, Wicaksono meminta masyarakat untuk tidak memindahkan situs purbakala lain jika suatu saat kembali menemukannya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.