Jumat, 19 Jun 2026 21:21 WIB

Ini Pengakuan Mengejutkan Suami yang Dituduh KDRT Bu Lurah Medokan Ayu

  • Penulis :
  • | Jumat, 20 Apr 2018 23:50 WIB
Wahyu Agus Setiono (kiri) di Mapolda Jatim
Wahyu Agus Setiono (kiri) di Mapolda Jatim

jatimnow.com - Wahyu Agus Setiono menepis tuduhan sang istri yang dialamatkan dirinya. Dia pun blak-blakan, semua berawal saat dia mencoba menyadarkan istrinya yang diduga telah selingkuh.

Dia mengaku sama sekali tidak melakukan kekerasan kepada Gloria Puspa Cendana yang tak lain adalah Bu Lurah Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya 

Gloria yang pernah menjadi ajudan Wali Kota Tri Rismaharini ini mengadukan Wahyu ke Polsek Rungkut itu atas dugaan melakukan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) yang dilakukan suaminya.

Kabar itu dibenarkan oleh Kapolsek Rungkut, Kompol Esti S Oetami.

Laporan Polisi atas kasus itu, diterbitkan oleh Polsek Rungkut dengan nomor : Laporan Polisi itu bernomor : LP/B/18/1/2018/JTM/RESTABES SBY/SEK RKT tanggal 20 Januari 2018. 

"Benar, pelapornya Gloria (Gloria Puspa Cendana, red), Bu Lurah Medokan Ayu. Kasus itu sudah kami tangani dan prosesnya sudah tinggal tunggu P21 (sempurna)," tegas Esti.

Wahyu membenarkan bahwa dirinya dilaporkan oleh istrinya.

Lantas bagaimana Wahyu bisa dilaporkan istrinya atas dugaan KDRT? 

Wahyu mengatakan, perbuatan KDRT yang dituduhkan istrinya itu tidak benar. Wahyu pun bercerita kronologi yang sebenarnya.

Peristiwa yang dituduhkan istrinya itu, terjadi pada akhir Januari 2018 di halaman parkir Kelurahan Medokan Ayu, sekitar pukul 16.30 Wib. 

"Saat itu saya sengaja datang ke kantor istri saya. Saya hendak menunjukkan bukti-bukti perselingkuhan yang ia lakukan dengan seorang laki-laki. Saya mencoba ingatkan dia agar ingat anak-anaknya," ungkap Wahyu saat dikonfimasi jatimnow.com, Jumat (20/4/2018) malam. 

Namun, lanjut Wahyu, istrinya itu malah marah dan mencoba merampas HP milik Wahyu yang berisi bukti perselingkuhan Gloria. 

Tapi Wahyu mempertahankan HP nya. Namun, Gloria malah menarik tas Wahyu agar tak pergi. Tas itupun putus

"Jadi, tidak benar kalau saya menabrak istri saya hingga terluka. Justru tas saya putus karena ditarik istri saya. Saat itu, saya tidak menyentuh istri saya sama sekali," pungkas Wahyu.

Gloria belum bisa dikonfirmasi. Dihubungi ponselnya namun tidak mendapat jawaban. Kabag Humas Pemkot Surabaya M Fikser tidak mau berkomentar banyak dengan alasan permasalah tersebut masuk ranah pribadi.

Reporter: Narendra Bakrie

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Editor: Budi S

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.