Senin, 15 Jun 2026 14:42 WIB

Polisi Gadungan Beraksi di Pasuruan, Tipu Pengurusan Sertifikat Tanah

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 05 Sep 2019 09:42 WIB
Pelaku ditangkap Polsek Grati
Pelaku ditangkap Polsek Grati

jatimnow.com - Unit Reskrim Polsek Grati, Polres Pasuruan Kota membekuk polisi gadungan yang mengaku bisa mempermudah pengurusan sertifikat tanah untuk menipu korbannya.

Dari catatan kepolisian, pelaku residivis kasus penipuan ini adalah Hendra Franata (27), warga Jalan Pandean, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Hendra sendiri diketahui baru 18 bulan yang lalu bebas dari penjara atas hukuman kasus penggelapan motor Kawasaki Ninja.

"Modusnya tersangka ini menawarkan jasa pengurusan sertifikat tanah ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pasuruan. Korban diminta membayar dengan alasan sebagai biaya administrasi," kata Kapolsek Grati, AKP Suyitno, Rabu (4/9) malam.

Dari hasil penyelidikan, diketahui tersangka berhasil mengumpulkan keuntungan dari korban sebesar Rp 75 juta.

Aksi penipuan tersangka terbongkar setelah berselang 1 tahun saat salah satu korbannya mengecek status sertifikat tanahnya di BPN. Diketahui tidak ada sertifikat atas nama korban yang diurus oleh pelaku.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Belakangan diketahui, sertifikat korban salah satunya milik M Imron warga Kambingan Rejo, Kecamatan Grati, malah digadaikan kepada seseorang senilai Rp 25 juta.

"Mendapati laporan dan bukti itu, kami langsung melakukan penyelidikan. Dan berhasil menangkap tersangka di lokasi persembunyian di Wonomerto, Kabupaten Probolinggo," ujarnya.

Dari beberapa saksi yang diperiksa, tersangka mengaku sebagai anggota polisi untuk melakukan penipuan yang membuat korban terperdaya.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

"Kami meminta kepada siapa saja yang merasa ditipu oleh tersangka, segera melaporkan ke kami," pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.