Minggu, 21 Jun 2026 17:57 WIB

Sanggar Difabel Al Ikhlas Gresik Harapkan Bangunan Sekolah Layak

Aktivitas belajar anak difabel di Yayasan Sanggar Al Ikhlas, Gresik
Aktivitas belajar anak difabel di Yayasan Sanggar Al Ikhlas, Gresik

jatimnow.com - Sebanyak 25 anak berkebutuhan khusus atau difabel berkumpul. Mereka berlatih memegang pensil, mengenal angka, huruf, warna, mewarnai dan terapi ringan.

25 anak difabel belajar tanpa dipungut biaya alias gratis. Namun, mereka masih meminjam tempat dari orang lain untuk melakukan aktivitas. Yayasan ini juga membutuhkan fasilitas layak untuk berkegiatan.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Tempat anak-anak difabel itu adalah Yayasan Sanggar Al Ikhlas, sebuah pusat layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di Desa Madumulyorejo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Berdirinya tempat ini berawal dari kepedulian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus agar mereka juga mendapat pendidikan dan keterampilan sebagai bekal masa depannya.

Sufiah, salah satu pengurus yayasan mengatakan, Sanggar Al Ikhlas juga ingin mengikis stigma bahwa anak-anak berkebutuhan khusus sudah tidak bisa diberi pendidikan. Harapannya, dari kepedulian kecil ini, anak-anak bisa berinteraksi dengan dunianya dan masyarakat sekitarnya. Mereka dalam kondisi yang beragam, mulai dari mengalami cerebral palsy, tunanetra, down syndrome, tunarungu hingga microcepalus.

Salah satu anak difabel yang dirawat di Yayasan Sanggar Al Ikhlas, GresikSalah satu anak difabel yang dirawat di Yayasan Sanggar Al Ikhlas, Gresik

"Kami berencana membangun gedung yang lebih layak untuk anak-anak tersebut. Nantinya sanggar belajar ini akan dilengkapi juga dengan peralatan sekolah yang memadai, seperti meja-kursi untuk anak-anak cerebral palsy dan down syndrome. Termasuk komputer, alat peraga dan alat-alat kesehatan," ungkap Sufiah.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

Di sanggar ini, mereka juga tidak dipungut biaya seperse pun. Namun hingga kini, anak-anak tersebut masih belajar bukan di tempat sendiri, melainkan di rumah pinjaman dari orang lain. Padahal, mereka perlu tempat yang layak agar bisa belajar dengan baik.

Besarnya biaya pembangunan Yayasan Sanggar Al Ikhlas ini membuat Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Timur berinisiatif membantu perjuangan pengurus yayasan.

Kepala Program ACT Jawa Timur Dipo Hadi menyebut, tujuan dari Yayasan Sanggar Al Ikhlas ini selaras dengan visi ACT untuk membantu masyarakat.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

"Usaha yang dilakukan Yayasan Sanggar Al Ikhlas sejalan dengan program ACT yang selama ini kita jalankan. Di mana selama ini, ACT selalu berusaha untuk terus membantu masyarakat yang membutuhkan," tutur Dipo.

Untuk itu, melalui platform Kitabisa.com, ACT Jawa Timur tengah menggalang donasi. Lanjut Dipo, donasi ini nantinya akan digunakan untuk membangun Yayasan Sanggar Al Ikhlas agar sesuai dengan apa yang dibutuhkan para siswa. Bagi sahabat dermawan yang ingin berkontribusi untuk mewujudkan bangunan layak bagi para difabel di Yayasan Sanggar Al Ikhlas, bisa langsung mengklik tautan https://kitabisa.com/campaign/bantualikhlasgedung.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.