Selasa, 16 Jun 2026 05:56 WIB

Bangun Pipanisasi, Global Wakaf ACT Permudah Warga Peroleh Air Bersih

Pembangunan yang dilakukan Global Wakaf - Aksi Cepat Tanggap (ACT)
Pembangunan yang dilakukan Global Wakaf - Aksi Cepat Tanggap (ACT)

jatimnow.com - Sumur besar yang telah dibangun sejak 1972 itu tidak pernah kering sekalipun musim kemarau. Begitulah pengakuan Sunarto.

Sementara beberapa sumur kecil lain yang ada di sekitarnya sudah tak mengalirkan air sama sekali. Wajar jika pada akhirnya warga Dusun Jiwo, Desa Pajeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro menjadikan sumur tersebut sebagai sumber air utama.

Baca Juga: Puluhan Tandon Air Disiapkan BPBD Tulungagung Untuk Antisipasi Kekeringan

"Kalau warga di dusun bagian atas, biasanya membuat kelompok. Jadi nanti ada yang bertugas mengambil air untuk dipakai bersama. Kadang-kadang ada 10 orang. Begitu juga dusun bagian bawah, kalau memang titik-titik sumber air yang kecil-kecil itu habis, mereka ambil airnya juga ke sini karena inilah pilihan terakhir," kata Sunarto pada Jumat (9/8) lalu.

Jarak dari Desa Pajeng bagian atas menuju ke bagian bawah sendiri cukup jauh. Sekali tempuh, Sunarto memperkirakan jaraknya sekira 500 meter. Kata Sunarto, warga kerap berkendara bolak-balik menggunakan motor untuk mengangkut jeriken mereka.

Global Wakaf - Aksi Cepat Tanggap (ACT) mencoba memudahkan warga desa bagian atas ini semenjak Januari lalu.

Pipanisasi terbentang dari sumur besar di desa bawah agar bisa dialirkan ke desa atas dan ditampung di sebuah toren yang terletak di dalam Masjid Dusun Jiwo. Tidak hanya itu, sebuah MCK juga dibangun kala itu dan semuanya masih berfungsi hingga kini.

"Mudah-mudahan ke depan pipanisasi ini bisa membantu kekurangan air. Khususnya daerah bagian atas desa. Jadi tidak perlu lagi repot-repot mengambil ke sini (sumur besar) cukup di atas sana aja. Karena jaraknya dari atas ke bawah itu kurang lebih 500 meter," harap Sunarto.

Baca Juga: Tiar Karbala Resmikan Sumur Air Bersih untuk Korban Banjir Aceh

Selain untuk keperluan jemaah masjid dan memenuhi kebutuhan ratusan keluarga, air tersebut juga sering digunakan untuk keperluan sekolah yang terletak di seberang masjid. Anak-anak SD yang berada di sekitar sana kerap mengambil air di masjid itu untuk kebutuhan mereka.

"Kadang kalau disuruh bapak dan ibu guru cari air, ya ambilnya dari Sumur Wakaf juga. Misalnya untuk menyiram bunga dan untuk cuci tangan, mereka mengambilnya di situ. Sebelum adanya pipanisasi dari Global Wakaf - ACT, mereka cari airnya di sumur besar ini juga, kadang bawa jeriken gitu. Tapi akhir-akhir ini sudah mulai berkurang semenjak adanya pipanisasi ini," kata Sunarto.

Sunarto yang telah merasakan manfaat dari sumur ini, merasa berterima kasih kepada para dermawan yang telah membantu melalui Global Wakaf - ACT. Untuk tahun ini, mereka mengalami kekeringan karena kemarau panjang, namun sedikit banyak dapat teratasi dengan adanya Sumur Wakaf.

"Kami mengucapkan banyak sama Global Wakaf - ACT dan donatur yang telah memberikan bantuan ini berupa pipanisasi, sumur, MCK mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi masyarakat dan kedepannya bisa membantu warga warga yang lain, bukan cuma di sini saja," harap Sunarto.

Baca Juga: PJT I Lakukan Flushing Waduk Wlingi dan Lodoyo, Akses Ditutup Sementara

 

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.