Jumat, 19 Jun 2026 10:02 WIB

Susi Penuhi Panggilan Polisi Terkait Insiden di Asrama Papua Surabaya

Tri Susanti atau Susi (kiri) bersama tim kuasa hukumnya di Mapolda Jatim
Tri Susanti atau Susi (kiri) bersama tim kuasa hukumnya di Mapolda Jatim

jatimnow.com - Tri Susanti alias Susi akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan yang dilayangkan Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, Senin (26/8/2019). Ia tiba sekitar pukul 13.41 Wib, didampingi kuasa hukumnya, Sahid bersama timnya.

Dengan mengenakan kemeja bergaris, Susi dan tim kuasa hukumnya langsung masuk dalam ruang tunggu. Saat ditanya, Susi mengatakan bahwa pemanggilan tersebut ia dapat pada hari Jumat (23/8/2019).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Susi mengaku, terkait pemanggilan organisasi kemasyarakatan (ormas) lainnya, ia tidak tahu. Sebab, ia hanya datang sendiri ditemani kuasa hukumnya.

"Saya tidak tahu karena saya tidak bisa komunikasi. Yang saya tahu, hanya saya saja. Jumat malam, untuk hari ini dimintai keterangan (saksi). Tidak tahu saya kalau secara hukum," ujar Susi.

Baca juga:  

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara itu, Sahid menyebut bila pemanggilan Susi bukan mewakili ormas, melainkan sebagai individu, sebagai saksi atas insiden yang terjadi di depan Asrama Mahasiswa Papua, Jalan Kalasan, Surabaya beberapa waktu lalu.

"Secara panggilan dia panggilan individu, bukan atas nama ormas. Nanti setelah pemeriksaan, apa yang diminta akan kita siapkan," jelas Sahid.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sahid menambahkan bahwa ia hanya mendampingi kliennya untuk pemeriksaan terkait Pasal 28 ayat 22 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Terkait pemeriksaan ormas lainnya, ia pun mengaku tidak mengetahuinya.

"Kalau sesuai surat panggilan, Pasal 28 ayat 22 UU ITE. Kalau isi dari itu menyebar jajaran kebencian, berita bohong yang menimbulkan kegaduhan kepada kelompok atau jaringan. Kalau yang lain kita tidak tahu siapa saja. Kita hanya mendampingi Bu Susi," tutupnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.