Rabu, 17 Jun 2026 06:26 WIB

Tersangka Aniaya Santri Mamba'ul Ulum Jalani 14 Adegan Rekonstruksi

Rekonstruksi di Ponpes Mamba'ul Ulum
Rekonstruksi di Ponpes Mamba'ul Ulum

jatimnow.com - WN (17) warga Tanjungkenongo, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto santri Mamba'ul Ulum yang melakukan penganiayaan kepada juniornya Ari Rivaldo (16) memperagakan 14 adegan.

Rekonstruksi digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Desa Awang-awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Baca juga: 

"Kami Satreskrim Polres Mojokerto mengadakan rekonstruksi ulang terkait dugaan tindakan penganiayaan ataupun kekerasan terhadap anak. Ada 14 adegan yang diperagakan," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP M Solikhin Fery, Sabtu (24/8/2019).

Ia menambahkan, rekonstruksi digelar untuk melengkapi berkas yang sedang disusun oleh penyidik Satreskrim Polres Mojokerto.

"Motifnya hanya memang murni kesal. Marah seorang senior kepada junior di pondok pesantren tersebut," beber mantan Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya ini.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Rekonstruksi digelar tertutup karena pelaku dan saksi-saksi masih berusia dibawah 18 tahun.

"Jadi kita harus menghargai undang-undang sistem peradilan anak. Dalam rekonstruksi memperagakan 14 adegan diperankan dugaan tindakan penganiayaan, pada intinya pelaku melakukan kekerasan dengan cara 4 kali menendang, 1 kali saat duduk dan 3 kali saat sudah tergeletak di lantai," terangnya.

Pelaku dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan korbannya tewas dan Pasal 80 UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Ancaman hukumannya 7 tahun dan 12 tahun penjara," tandas alumnus Akpol tahun 2007 ini.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Korban dinilai melanggar peraturan atau keluar kamar tanpa ijin kepada seniornya. Pelaku mencari di sekitar pondok dan menemukan korban di luar pondok, lalu dibawa ke kamar dan terjadi penganiayaan.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.