Sabtu, 13 Jun 2026 00:09 WIB

Tanam Trembesi, Pertagas Ajak Kampung Ikan Asap Peduli Lingkungan

Penanaman Pohon Trembesi di Tanggulangin
Penanaman Pohon Trembesi di Tanggulangin

jatimnow.com – PT Pertamina Gas lestarikan lingkungan hidup dengan melibatkan pekerja, masyarakat, dan siswa sekolah dasar.

Melalui program CSR di Pertagas East Java Area (EJA), sebanyak 150 pohon trembesi ditanam di area Desa Penatarsewu, Tanggulangin yang merupakan Desa Binaan Pertagas.

Baca Juga: PGN Pasok Gas Bumi ke RSUP Sardjito, Dorong Green Hospital

"Program ini merupakan realisasi program berkelanjutan Kampung Ikan Asap di Pertagas EJA," ujar Head Of QC HSE PT Pertamina Gas EJA, Fithro Rizki, Jumat (23/8).

Penanaman Pohon Trembesi tersebut juga dilakukan dalam rangka membantu mengurangi tingkat pencemaran di Kampung Ikan Asap akibat aktivitas pengasapan ikan. Di desa ini, Pertagas mengimplementasikan konsep OSOT atau one stack one tree.

"Harapannya, kehadiran tanaman ini bisa mengurangi efek pencemaran udara akibat asap yang muncul dari cerobong asap," ujarnya.

"Kami bangga sekali warga disini sudah secara masif melakukan kegiatan yang mencerminkan cinta lingkungan seperti penghijauan dan pengelolaan sampah yang baik sejak usia dini," lanjutnya.

Secara terpisah, Zainal Abidin, Manager PR dan CSR Pertagas mengatakan bahwa di Kampung Ikan Asap terdapat 88 unit rumah pengasapan ikan yang telah direnovasi oleh Pertagas lewat program CSR.

Di sisi lain, Pertagas juga telah mendampingi kampung ini dalam rangka menjadi kampung mandiri yang memang sejak lama terkenal sebagai penghasil ikan asap.

"Harapannya, ke depan Kampung Ikan Asap tidak hanya terkenal sebagai penghasil ikan asap dan Resto Apung-nya, tapi juga menjadi role model kampung lain di Sidoarjo khususnya, untuk terus peduli dengan lingkungan hidup," katanya.

Baca Juga: Pertamina Jamin Stok LPG 3 Kg Aman Selama Libur Idul Adha di Jatim

Sebelumnya, Pertagas juga secara berkesinambungan melakukan sosialisasi terhadap warga setempat agar menjaga budaya hidup sehat.

Di antaranya, untuk mengantisipasi dampak aktivitas pengasapan ikan, warga saat ini telah terbiasa menggunakan masker saat melakukan pengasapan.

"Ke depan Resto Seba yang ada di desa ini juga kita dampingi untuk berubah menjadi Green Resto. Konsep rumah makan yang ramah lingkungan," jelasnya.

Kampung Ikan Asap sendiri merupakan kampung yang dibina secara komprehensif oleh Pertagas sejak 3 tahun lalu.

Baca Juga: PGN Siapkan Jalur Transportasi CO₂ untuk Proyek CCS Nasional

Di kampung ini, Pertagas bekerjasama dengan berbagai instansi termasuk Badan Usaha Milik Desa untuk membantu warga setempat untuk berdaya saing dengan mengembangkan potensi daerah yang dimilikinya.

Sejak dibina Pertagas, warga kampung yang 90 persen penduduknya menjadi perajin ikan asap ini telah menghasilkan 13,86 ton ikan asap per bulan yang disuplai untuk Resto Apung di desanya sendiri dan pasar tradisional di daerah sekitar.

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.