Kamis, 18 Jun 2026 02:16 WIB

Reka Ulang Pembunuhan Wanita di Ponorogo, Pelaku Perankan 19 Adegan

Reka ulang oleh tersangka Joko Hermanto
Reka ulang oleh tersangka Joko Hermanto

jatimnow.com - Joko Hermanto pembunuh kekasih gelapnya, Hervina Rahma Sari (19) yang mengandung bayi 6 bulan memperlihatkan tidak merasa bersalah saat melakukan reka ulang, Kamis (22/8/2019).

Penonton yang menyaksikan reka ulang ini menyoraki tersangka saat adegan ke 14. Adegan ini saat mencekik korban dan tersangka membenturkan korban di adegan 15.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Baca juga:  

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Maryoko mengatakan ada tiga lokasi yang dilakukan reka ulang. Pertama di Apotek Karya Husada Ponorogo tempat membeli sarung tangan. Lokasi kedua di Terminal Seloaji, tempat pertemuan antara tersangka dan korban.

"Terakhir di lokasi ini (Jembatan Galok). Lokasi pembunuhan terhadap korban oleh pelaku," katanya.

Dia menyebutkan, ada 19 adegan reka ulang yang diperagakan. Sebelumnya direncanakan ada 16 adegan, namun ada 3 tambahan adegan reka ulang.

"Tiga tambahannya saat pelaku naik setelah membunuh korban, lalu naik motor dan terakhir meninggalkan lokasi kejadian," jelasnya.

Tambahan tersebut untuk menambah proses perbekasan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dia mengatakan reka ulang merupakan proses penyidikan guna melihat keterangan saksi, alat bukti dan petunjuk ada kesesuaian.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Joko Hermanto (25), melakukan pembunuhan terhadap korban Hervina Rahma Sari dengan keji.

Dalam pengakuan tersangka, ia tega membunuh korban setelah direncanakan sebelumnya karena kalut saat mengetahui Hervina mengandung bayi 6 bulan hasil hubungan gelap dengan dirinya.

Saat korban meminta pertanggungjawaban atas kehamilannya, ia menyanggupi. Korban diajak terlebih dahulu ke Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan dan direncanakan akan dibunuh di sana. Kondisi yang ramai membuat tersangka batal membunuh korban saat itu.

Saat pulang kembali ke Ponorogo, niat untuk membunuh korban muncul lagi dan pelaku kembali mencari lokasi yang sepi. Saat melintasi Jembatan Sungai Galok, tersangka berpura-pura ingin membuang air kecil.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Tersangka mencekik korban dan bergumul kemudian terjun bebas ke jurang bersama. Tersangka yang semakin kalap kemudian membenturkan kepala korban di bebatuan yang ada di jurang dan dilakukan terus sampai kehilangan nyawanya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.