Minggu, 21 Jun 2026 09:56 WIB

Bawa Senpi Rakitan, 1 Pelaku Curanmor Ditembak Mati di Mojokerto

Kapolres Mojokerto tunjukkan senpi yang digunakan pelaku mencuri kendaraan
Kapolres Mojokerto tunjukkan senpi yang digunakan pelaku mencuri kendaraan

jatimnow.com - Satreskrim Polres Mojokerto menembak mati Sudiyono (39), spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan masyarakat.

Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan pelaku asal Dusun Cowek, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan ditembak karena melawan dan menyerang petugas.

Baca Juga: Polres Jember Tangkap Residivis Curanmor, Beraksi di 18 TKP

"Pelaku ini menjadi momok di Jatim. Ia adalah spesialisasi mobil pikap tapi juga mobil minivan dan truk. Otak pelaku terpaksa kita beri tindakan terukur karena melakukan perlawanan dan membahayakan nyawa anggota kami," kata AKB Setyo, Rabu (21/8/2019).

Dari catatan kepolisian, pelaku tidak hanya melakukan aksi di Mojokerto. Sudiyono juga beraksi di wilayah Madiun, Sidoarjo, Jombang, Malang dan hampir seluruh Jawa Timur.

"Pelaku yang terpaksa kami tindak tegas berperan sebagai otak pelaku, eksekutor, kapten atau istilahnya pimpinannya," jelasnya.

Polisi juga menangkap orang yang sebagai penadah mobil dari pelaku Sudiyono yakni Abd Majid (44) warga Dusun Sumbersari, Desa Kesiman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Pencurian Motor Milik Juragan Kambing di Probolinggo Terekam CCTV

Saat beraksi, pelaku berganti-ganti tim setiap TKP namun pimpinannya tetap Sudiyono dengan modus melakukan perusakan kunci mobil.

"Barang bukti yang kita amankan, 2 kendaraan roda empat, satu senpi rakitan berikut 9 peluru tajam kaliber 5,56 milimeter. Kalau dia (pelaku) sudah punya senjata tujuannya adalah melakukan perlawanan ataupun sebagai sarana untuk tindak pidana," jelasnya.

Abd Majid membantah sebagai penadah, Sudiyono hanya menitipkan mobil. Setiap menitip mobil, dirinya mengaku dapat imbalan senilai Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

"Sudah 4 kali, L300, carry pickup, L300 pickup dan carry Futura. Dititipi saja, diberi uang Rp 400 atau Rp 500 ribu. Ya kadang dikelupas kadang diganti plat nomer. Kenal di LP sama dia (Sudiyono)," kata Abd Majid.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.