Minggu, 21 Jun 2026 07:57 WIB

Lapas Tulungagung Musnahkan Puluhan Hp dan Ribuan Pil Koplo

Pemusnahan hp dan pil koplo di Lapas Tulungagung
Pemusnahan hp dan pil koplo di Lapas Tulungagung

jatimnow.com - Lapas Klas 2b Tulungagung musnahkan puluhan handphone (Hp) dan ribuan butir pil koplo dengan cara dibakar, Sabtu (17/8/2019).

Handphone dan pil koplo ini merupakan hasil razia yang dilakukan sejak enam bulan terakhir. Pemusnahan ini dilakukan setelah pelaksanaan upacara bendera memperingati Hari Kemerdekaan ke 74, Republik Indonesia.

Baca Juga: Lapas Tulungagung Gelar Razia dan Tes Urine Untuk Warga Binaan dan Petugas

Kepala Lapas Klas 2b Tulungagung, Erry Taruna menuturkan benda terlarang ini ditemukan saat petugas melakukan razia rutin. Benda tersebut disembunyikan oleh napi di sekitar kamar sel.

"Ini merupakan bukti bahwa kami tidak main-main dengan benda terlarang ini. Kami musnahkan langsung di depan pemiliknya," ujarnya.

Untuk pil koplo, Erry menjelaskan benda tersebut masuk ke lapas dengan cara dilempar dari luar. Sisi utara lapas berbatasan langsung dengan jalan raya sehingga pelaku bisa dengan leluasa melemparkan pil koplo ke arah lapas.

Sedangkan untuk handphone, Erry tidak menutup kemungkinan adanya petugas lapas yang terlibat. Namun hal ini masih belum bisa dibuktikan.

Baca Juga: Lapas Tulungagung Raih Juara 1 Kategori Lapas Terbaik se Indonesia

"Kita tidak menutup kemungkinan adanya penghianat di internal, ini kita masih lakukan penyelidikan," terangnya.

Untuk meminimalisir penggunaan handphone dalam lapas, petugas menyiapkan fasilitas wartel yang bisa digunakan oleh narapidana.

Selain itu petugas juga menyiapkan sanksi tegas kepada narapidana, yang terbukti membawa benda terlarang ke dalam lapas.

Baca Juga: 382 Napi Lapas Tulungagung Terima Remisi Idul Fitri, 4 Orang Langsung Bebas

"Narapidana atau tahanan yang terbukti akan kita masukkan ke sel khusus," pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.