Minggu, 14 Jun 2026 09:32 WIB

Upacara HUT RI, Komunitas Ponorogo Kenakan Busana dan Bahasa Ponoragan

Upcara bendera mengenakan busana dan bahasa Panoragan
Upcara bendera mengenakan busana dan bahasa Panoragan

jatimnow.com – Upacara bendera memperingati kemerdekaan Republik Indonesia (RI) dilakukan Paguyuban Pakasa Gerbang Tinatar di Jalan Parang Tritis, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo dengan mengenakan busana adat dan bahasa Ponoragan, Sabtu (17/8/2019).

Untuk pemimpin upacara menggunakan baju patih ala kerajaan. Sementara, peserta upacara menggunakan pakaian adat Jawa biasa. Yang unik, bahasa yang digunakan yaitu Bahasa Ponoragan.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Siaga Tandya (siap grak)," teriak pemimpin upacara.

Sunarso, Ketua Paguyuban Pakasa Gerbang Tinatar mengatakan pihaknya ingin menggelar upacara lain daripada yang lain.

"Kami ingin yang berbeda," tegasnya.

Menurutnya, upacara menggunakan bahasa dan busana Panoragan untuk memancing masyarat datang menghadiri upacara bendera.

"Alhamddulilah bisa berjalan lancar. Walaupun ada kesalahan tapi sangat lancar," ujarnya.

Upacara menggunakan adat Ponoragan dalam rangka mempertahankan budaya Ponorogo. Selain itu juga untuk mengenalkan kepada generasi muda.

Baca Juga: Besutan Melangkah ke Jakarta, Bawa Misi Menyelamatkan Ludruk

"Soalnya generasi muda sudah sangat eksis luar biasa. Bahasa dalam upacara itu induknya dari bahasa keraton jadi semua itu lebih dulu dari Jawa," terangnya.

Menurutnya, pakaian dan bahasa Jawa sekaligus menghargai jasa pahlawan Ponorogo Eyang Mertopuro yang juga merupakan salah satu tokoh masyarakat.

"Eyang Mantri Kopi Bungkal dan bahkan beliau membunuh William, Asisten Residen ke 3 Madiun. Makam beliau di sisi kanan kita bisa mengangkat pahlawan Ponorogo sehingga masyarakat bisa mengenal tokoh yang ada," jelasnya.

Salah satu peserta, Fiki Eka Putra mengatakan bahasa Ponoragan memang sering digunakan dalam kehidupan sehari-ari. Namun tidak ada yang mempraktikkan dalam upacara.

Baca Juga: Mahasiswa FIK Ubaya Sabet Tiga Gelar di Asian Student Fashion Week 2026

"Agak kagok kalau bagi orang lain. Tapi harus tetap diperkenalkan," katanya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.