Minggu, 14 Jun 2026 20:53 WIB

Dua Pengedar Pil Dextro Langganan Anak Punk di Kota Blitar Diringkus

  • Penulis : CF Glorian
  • | Selasa, 13 Agu 2019 11:38 WIB
Dua pengedar pil dextro diperiksa Penyidik Satresnarkoba Polres Blitar Kota
Dua pengedar pil dextro diperiksa Penyidik Satresnarkoba Polres Blitar Kota

jatimnow.com - Gerombolan anak punk di Perempatan 511 Kota Blitar didapati dalam kondisi teler oleh polisi. Para anak punk ini mengaku teler akibat obat keras berbahaya jenis dextro yang mereka konsumsi.

Dari pengakuan itulah, Satresnarkoba Polres Blitar kota mengantongi identitas penjual pil dextro kepada gerombolan anak punk tersebut. Nama Suseno muncul sebagai target utama berdasar pengakuan para anak punk itu.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Selain nama (Suseno), kami juga mendapati ciri-ciri berupa tato dikening. Dari nama dan ciri-ciri itu, kami kemudian melakukan penyelidikan," kata Kasat Resnarkoba Polres Blitar Kota, AKP Imron, Selasa (13/8/2019).

Setelah penyelidikan, Tim Satresnarkoba Polres Blitar Kota akhirnya menangkap Suseno (41) di rumahnya di Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Saat diringkus, Suseno sedang santai dan hanya bisa pasrah. Setelah Suseno, tim ini juga menangkap Wahyu Hidayat (21), yang tengah melayani pembeli.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Selain kedua pelaku, tim ini juga menyita barang bukti berupa 495 butir pil dextro dan uang tunai Rp 936 ribu diduga hasil penjualan. Dua pelaku dan barang bukti kemudian dibawa ke mapolres.

"Keduanya sudah kami tetapkan sebagai tersangka dengan jeratan Pasal 197 subs Pasal 196 UU RI No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan," tambah Imron.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Namun, Satresnarkoba Polres Blitar Kota masih akan mendalami dan mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan kedua tersangka dan untuk mengetahui sudah berapa lama keduanya menjalankan bisnis terlarang tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.