Minggu, 14 Jun 2026 15:32 WIB

Driver Ojol di Madiun Diduga Dibunuh dengan Benda Tajam dan Tumpul

Otopsi korban di RSUD dr Soedono Madiun
Otopsi korban di RSUD dr Soedono Madiun

jatimnow.com - Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri cabang Polda Jatim telah selesai melakukan autopsi terhadap driver ojek online (ojol), Darwin Susanto (35) yang diduga dibunuh.

Dokter forensik Mabes Polri cabang Polda Jatim, Tutik Purwati mengatakan dari hasil sementara ditemukan luka memar di wajah, dan luka pada bagian perut sekitar kelamin.

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Baca juga: 

"Terdapat banyak resapan darah di kulit kepala leher dan kelamin. Ada dua luka yang menonjol. Di bagian wajah dan perut, " katanya, Senin (12/8/2019).

Ia menyebut jika tim telah melakukan pemeriksaan luka pada korban dan ditemukan ada luka robek dan luka tajam.

"Jadi dua luka. Bisa jadi pelaku menggunakan dua benda sekaligus. Benda tajam dan benda tumpul," jelasnya.

Dengan adanya luka tersebut, diduga korban dibunuh di lokasi.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Untuk lebih lanjut tunggu hasilnya ya," tukasnya.

Darwin Susanto ditemukan tewas dengan wajah penuh luka di ruko sewaannya di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, Madiun.

Di atas tempat tidur, terdapat darah diduga dari korban yang telah mengering. Selain itu percikan darah juga menempel di dinding ruko yang disewa korban.

Baca Juga: Kolaborasi Pertamina dan Warga Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

Korban yang mempunyai satu anak ini ditemukan tewas oleh adik iparnya, Susilo, pada Minggu (11/8) malam, sekitar pukul 18.30 Wib.

Polres Madiun sendiri menerjunkan dua tim khusus untuk mengungkap kasus tersebut. Kini, mereka dikabarkan telah mengetahui keberadaan istri korban yang bernama Mira Happy. Istri korban yang mengelola toko baju ini diketahui menghilang setelah kejadian.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.