Rabu, 17 Jun 2026 03:43 WIB

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Korban Tol Runtuh Manado

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 19 Apr 2018 06:52 WIB
Jenazah korban tiba di rumah duka
Jenazah korban tiba di rumah duka

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

jatimnow.com - Salah satu korban tewas akibat runtuhnya proyek tol Manado-Bitung, Sugeng Prayitno (36), Kamis (19/04/2018) dinihari tadi, tiba di rumah duka.
 
Diketahui, korban tewas tertimbun material saat sedang bekerja menggarap bangunan tol, bersama dengan dua rekan kerjanya, Muchlisin (38) tetangganya dan Dadi yang berasal dari Kabupaten Bandung, Jawa barat.
 
"Awalnya tadi sore warga disini dengar kabar katanya diberangkatkan jam tiga sore waktu Manado dan ternyata jam lima baru diterbangkan dari sana (Manado)," kata Winarko, tetangga sekaligus kerabat korban.
 
Sugeng merupakan warga Dusun / Desa Karangsono, RT 05 RW 01, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Ia tewas dengan meninggalkan Paini istrinya, dan dua anaknya.
 
Korban pergi merantau ke Manado satu setengah bulan yang lalu.
 
Begitu tiba di rumah duka, jenazah disalatkan dan langsung dikebumikan saat itu juga. Tangisan keluarga mengiringi kepergian Sugeng menuju liang lahat.
 
Terlihat orangtua Sugeng yakni Suhar dan Sulastri, tak kuasa menahan tangis.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sugeng Pranoto pergi ke Manado bersama dengan tetangganya Muchlisin (38) untuk mengadu nasib.
 
Di Manado, korban sehari-hari tinggal bersama dengan salah satu kerabat yang sudah lebih dulu berada disana.
 
Insiden ambruknya proyek pembangunan Tol Manado-Bitung terjadi pada Selasa (17/04/2018). Dari keterangan pihak keluarga yang ikut bekerja, saat itu korban tertimbun material bangunan.
 
Sugeng dan Dadi asal Kabupaten Bandung, tewas di lokasi kejadian. Sedangkan tetangganya Muchlisin, kritis dan kini kondisinya sudah membaik.
 
Reporter: CF Glorian
Editor: Erwin Yohanes
Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.