Jumat, 19 Jun 2026 23:36 WIB

Penampungan Lumpur Proyek di Surabaya Jebol, Satu Orang Tertimbun

Penampungan lumpur proyek Gedung PT Sinar Suri, Jalan Raya Sukomanunggal No. 168, Surabaya jebol
Penampungan lumpur proyek Gedung PT Sinar Suri, Jalan Raya Sukomanunggal No. 168, Surabaya jebol

jatimnow.com - Luapan lumpur terjadi di area pembangunan Gedung PT Sinar Suri (SS), Jalan Raya Sukomanunggal No. 168, Surabaya. Luapan lumpur menyebabkan satu pekerja tertimbun di dalamnya, Sabtu (10/8/2019).

Satu orang yang tertimbun lumpur diketahui bernama Imam Safi'i (35), salah satu karyawan sepatu PT. Ardiles.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kapolsek Sukomanunggal Kompol Muljono menjelaskan, lumpur itu meluap dari penampungan sementara pembangunan gedung yang jebol. Luapan lumpur kemudian merusak pagar belakang milik PT SS Utama di Jalan Tanjungsari.

"Sekitar pukul 12.05 Wib, telah terjadi luapan lumpur dari penampungan lumpur sementara yang telah dilakukan pekerja kontraktor yang sedang melakukan pengeboran dengan kedalaman kurang lebih 30 meter untuk melakukan pemancangan pembangunan gedung," jelas Muljono.

Namun, baru satu minggu dimasukkan, lumpur pondasi yang ada di samping kiri setinggi 3 meter dengan diameter 60-90 cm itu jebol sekitar 50 meter. Lumpur tersebut keluar dan kemudian salah satu karyawan pabrik sepatu yang sedang istirahat terkena dampaknya.

Luapan lumpur proyek di SurabayaLuapan lumpur proyek di Surabaya

"Akhirnya lumpur yang ada di penampungan keluar dan menimpa korban. Korban terendam lumpur," bebernya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Muljono menyebut, korban luapan sebetulnya ada tiga orang. Namun dua orang lainnya berhasil menyelamatkan diri. Sementara satu pekerja yang tengah beristirahat tidak sempat melarikan diri dan akhirnya tertimbun.

"Korban ada tiga, yang dua bisa menyelamatkan diri, yang satu tidak sempat melarikan diri," tegasnya.

Saat ditanya apakah penimbunan lumpur untuk pembangunan diperbolehkan, Muljono mengatakan bahwa hal tersebut dilarang. Ia mengatakan bahwa penimbunan tersebut dilakukan untuk mengirit bahan pengurukan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Tujuannya itu dia mengirit bahan bangunan untuk pengurukan yang tanahnya dari nol jalan itu kedalamannya 3 meter. Dengan cara tanah depannya itu digunakan untuk membuat tandon air. Sehingga dengan nyedot, lumpurnya ditaruh penampungan, rencana dibuat bangunan itu dengan kedalaman tiga meter," papar Muljono.

Setelah mendapat laporan, sejumlah anggota Polsek Sukomanunggal dibantu Tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan evakuasi satu korban yang masih tertimbun lumpur.

"Kami masih fokus mengevakuasi korban dulu. Untuk pemilik pabrik atau proyek nanti kami perlu penyelidikan lebih lanjut," tutupnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.